Home Pendidikan Robotika Sigma Jadi Pengalaman Baru, Guru SD Tabalong Siap Hadirkan Pembelajaran Inovatif

Robotika Sigma Jadi Pengalaman Baru, Guru SD Tabalong Siap Hadirkan Pembelajaran Inovatif

by iin hendriyani

Pelatihan Robotika Sigma yang diselenggarakan Yayasan Amanah Bangun Negeri bersama PT Adaro Indonesia menjadi pengalaman baru sekaligus tantangan bagi para guru sekolah dasar. Melalui pelatihan ini, para guru belajar memahami komponen robot, pemrograman, hingga merakit beragam jenis robot untuk diterapkan di sekolah.

Pelatihan Robotika Sigma memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi 28 guru peserta dari 14 sekolah dasar di Kabupaten Tabalong. Kegiatan yang digelar Yayasan Amanah Bangun Negeri, PT Adaro Indonesia, dan Persatuan Robotika Seluruh Indonesia atau PRSI ini memperkenalkan para guru pada dunia robotika yang sebelumnya belum mereka pelajari.

Salah satu peserta dari SD Plus Murung Pudak, Muhammad Fauzan, mengaku pelatihan ini menjadi pengalaman berharga karena memberikan pemahaman tentang pemrograman dan perakitan berbagai jenis robot, mulai dari robot mekanik, robot sensor, hingga robot berbasis kontrol.

“Untuk program robotik sigma ini sangat bagus karena memberi ilmu baru ya untuk kita guru karena saya khususnya saya sebagai guru kelas dimana robotik ini tidak ada dalam pembelajaran saya jadi ini merupakan pengalaman yang baru dan ini juga akan kita aplikasikan di sekolah untuk pembelajaran baru di sekolah khususnya untuk ekstrakurikuler,” ujar Muhammad Fauzan, Guru SD Plus Murung Pudak.

Pengalaman serupa juga dirasakan guru MI Sa’adatuddarain, Wiwi Fitriani. Menurutnya, pelatihan ini membuat para guru lebih memahami berbagai komponen robot dan proses perakitannya dengan cara yang menyenangkan.

“Dalam kegiatan ini kami sangat mengapresiasi sekali karena dengan program ini kami jadi tahu komponen komponen yang ada di dalam robot terus kegiatan ini snagat seru dan menyenangkan sekali untuk kegiatan anak-anak di SD,” ujar Wiwi Fitriani, Guru MI Sa’adatuddarain.

Para guru berkomitmen menerapkan ilmu yang diperoleh melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah masing-masing. Mereka juga berharap pendampingan dari YABN dan PRSI terus berlanjut agar pembelajaran robotika dapat berjalan maksimal.

Selain mempelajari teori, peserta juga dilatih membuat program dan merakit berbagai jenis robot, termasuk robot walker, robot line follower, robot sumo, serta robot kreatif seperti palang parkir otomatis dan papan display LED.

Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment