Home Tabalong Hari Ini Seragamkan Penulisan Ijazah, Disdikbud Panggil Kepsek SMP se-Tabalong

Seragamkan Penulisan Ijazah, Disdikbud Panggil Kepsek SMP se-Tabalong

by Muhammad Rais
0 comment

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong melalui Bidang Pembinaan SMP menggelar bimbingan teknis mengenai penulisan ijazah jenjang SMP tahun ajaran 2023/2024. Bimtek digelar di Aula SMKN 1 Murung Pudak pada Rabu, 19 Juni 2024.

Bimbingan teknis penulisan ijazah diikuti sebanyak 61 Sekolah Menengah Pertama atau SMP yang ada di Kabupaten Tabalong, baik negeri maupun swasta.

Bimtek digelar untuk menyeragamkan atau menyamakan penulisan dalam pengisian data siswa di ijazah, mengingat ijazah merupakan dokumen penting.

Kepala Bidang Pembinaan SMP melalui Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Disdikbud Tabalong, Sulaiman Fauji, mengatakan ketentuan mengenai penulisan ijazah sesuai dengan keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 10 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengelolaan Blangko Ijazah Tahun Ajaran 2023/2024.

Dalam aturan tersebut telah disampaikan bahwa blangko ijazah diisi dengan tulisan tangan, tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah dibaca. Serta penyesuaian tanggal penerbitan ijazah SMP paling cepat 11 Juni 2024 dan paling lambat 31 Juli 2024.

“Jadi tahun ini diharapkan penulisan ijazah itu menggunakan huruf cetak dengan warna tinta hitam dan kita keseragaman bahwa tanda tangan tinta warna biru serta stempel dengan warna ungu. Kemudian juga di situ kita membuat kesepakatan tentang penanggalan ijazah, kapan ijazah ditanggal, artinya seragam untuk tahun 2024 ini seluruh sekolah SMP kan pengumuman tanggal 10 dan penanggalan dimulai tanggal 11 dan terakhir pada tanggal 31 Juli 2024,” jelas Sulaiman Fauji, Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Disdikbud Tabalong.

Baca Juga  Jaga Imunitas di Musim Pancaroba

Sulaiman menambahkan, tidak ada perbedaan signifikan terkait penulisan ijazah di tahun 2023 dan 2024, lantaran masih menggunakan kurikulum K13. Namun, perubahan hanya terjadi pada penulisan penerbitan ijazah serta penulisan nomenklatur kabupaten/kota.

(Nova Arianti, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment