Dinas Sosial P3AP2KB Tabalong menekankan pentingnya menghargai perbedaan, menumbuhkan toleransi, dan menghindari perundungan di kalangan anak. Pesan ini disampaikan melalui Temu Forum Anak Daerah Kabupaten Tabalong, yang diharapkan mampu mencegah anak menjadi pelaku maupun korban perundungan.
Temu Forum Anak Daerah Kabupaten Tabalong digelar di Gedung Informasi Tanjung, pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan mengangkat tema “Rangkul Perbedaan dan Hentikan Perundungan”, dengan materi tentang kampanye anti bullying, toleransi, inklusivitas, dan empati antar sesama.
Ketua Pelaksana Temu FAD Tabalong, Nindy Sany Aprila, menyebut, materi ini diberikan agar anak-anak lebih memahami dampak perundungan, serta mampu menjaga perilaku dalam berinteraksi dengan sesama.
“Karena masih marak terjadi ya perundungan ini, jadi kami memberikan materi ini agar anak-anak lebih paham, lebih aware, dan waspada terhadap perundungan dan agar tidak melakukan atau menjadi pelaku,” ujar Nindy Sany Aprila, Ketua Pelaksana Temu FAD Tabalong.
Sementara itu, Ketua FAD Tabalong, Mona, menyebut, Forum Anak juga terus mendorong terciptanya ruang yang aman dan nyaman bagi anak untuk belajar, bermain, dan mengembangkan potensi.
“Untuk membuat lebih nyaman, lebih aman itu salah satunya dengan cara kegiatan-kegiatan kecil kita. Dengan adanya program, mungkin program kerja kami, salah satunya kami setiap rutin mungkin adanya permainan anak, dan itu mungkin menjadi salah satu bagian kita untuk bisa membuat anak-anak itu bisa lebih nyaman, mereka punya ruang untuk bisa bermain dan belajar,” kata Mona, Ketua FAD Tabalong.
Temu Forum Anak Daerah ini diikuti 233 peserta, yang terdiri dari FAD Kabupaten, Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi anak untuk belajar, menyampaikan suara, berkolaborasi, dan bersama-sama mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif, serta bebas dari perundungan.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
