TABALONG — Kementerian Agama Tabalong mendukung program Satu Desa Satu Dai yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Tabalong. Program ini dinilai sejalan dengan upaya Kemenag dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan, sekaligus mewujudkan masyarakat Tabalong yang semakin religius.
Dukungan tersebut diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Tabalong, Sahidul Bakhri, saat ditemui belum lama tadi.
Sahidul menjelaskan, program Satu Desa Satu Dai sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan, termasuk melalui pendidikan di pondok pesantren dan perguruan tinggi keagamaan.
Menurut Sahidul, program ini diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia yang memiliki kompetensi keagamaan, sehingga ke depannya mampu berkontribusi dalam memberikan bimbingan dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami sangat senang sekali karena kan program ini sudah dilaksanakan dan pondok kita ini sangat majunya, majunya sangat signifikan hal itu dapat kita lihat dari perhatian beliau kepada Pondok Pesantren Al-Islam, Al-Madaniyah Jaro, Anwaha, Ribat kemudian lagi pesantren-pesantren yang lainnya yang di bawah Kementerian Agama yang mendapatkan dukungan dari Bapak Bupati Tabalong kita yakin 5 tahun ke depan ini akan semakin maju,” kata Sahidul Bahri, Kepala Kemenag Tabalong.
Sahidul menambahkan, Kemenag Tabalong siap memberikan dukungan dan pendampingan terhadap program tersebut. Ia berharap, sinergi antara pemerintah daerah dan Kemenag dapat memperkuat pembangunan bidang keagamaan serta mewujudkan masyarakat Tabalong yang semakin religius.
Diketahui hingga Oktober 2026, program Satu Desa Satu Dai telah memfasilitasi sebanyak 131 warga Tabalong, baik yang sedang menempuh maupun yang baru memulai pendidikan di pesantren maupun perguruan tinggi keagamaan.
Gazali Rahman, TV Tabalong, Melaporkan.
