Home Kesehatan Pemkab Tabalong Siapkan Aksi Kolaboratif Penanganan Stunting Lewat Program Orang Tua Asuh

Pemkab Tabalong Siapkan Aksi Kolaboratif Penanganan Stunting Lewat Program Orang Tua Asuh

by iin hendriyani

Pemerintah Kabupaten Tabalong menggelar rapat persiapan sosialisasi gerakan orang tua asuh anak stunting serta pelaksanaan intervensi penurunan stunting. Rapat digelar di ruang kerja Sekretaris Daerah Tabalong pada 19 Mei 2026 dan diikuti oleh berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabalong.

Rapat ini membahas rencana aksi penanganan stunting yang akan melibatkan seluruh SKPD, kecamatan, hingga pemerintah desa. Dalam program ini, ASN didorong untuk berperan sebagai orang tua asuh bagi anak stunting sebagai bentuk kepedulian dan intervensi langsung dalam penanganan masalah gizi di masyarakat.

Sekretaris Daerah Tabalong, Hamida Munawarah, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan pemilahan dan verifikasi data stunting sehingga penanganan yang dilakukan tepat sasaran. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah intervensi yang bisa dilakukan dalam jangka pendek, seperti satu hingga dua bulan ke depan.

Meskipun belum dianggarkan dalam APBD, pemerintah daerah tetap berupaya menghidupkan peran aktif seluruh SKPD, kecamatan, dan pemerintah desa dalam menangani stunting melalui konsep orang tua asuh.

Hasil simulasi sementara, setiap SKPD ditargetkan mendampingi dua anak stunting, setiap kecamatan satu anak, serta masing-masing desa dua anak. Kebijakan ini akan menjadi langkah awal sambil menunggu dukungan anggaran, termasuk dari Dana Alokasi Khusus atau DAK.

Sosialisasi program ini dijadwalkan dilaksanakan pada 2 Juni mendatang dengan melibatkan seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong.

“Setelah kita simulasikan tadi, untuk sementara ini kita coba nanti hasil sosialisasi pada tanggal 2 Juni mendatang dengan seluruh SKPD. Kalau kita coba hitung tadi, satu SKPD ada dua anak, kemudian untuk kecamatan ada satu anak, dan untuk desa ada dua. Sementara itu dulu, nanti ke depan misalnya dana DAK sudah bisa diakomodir di situ, dana DAK juga bisa membantu,” ujar Hamida Munawarah, Sekretaris Daerah Tabalong.

Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap gerakan orang tua asuh anak stunting dapat menjadi langkah dalam mempercepat penurunan angka stunting. Dengan keterlibatan seluruh elemen pemerintah, diharapkan penanganan stunting dapat lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak di Tabalong.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment