Sebanyak 417 PPPK di Kabupaten Tabalong menjalani evaluasi kinerja dan kedisiplinan, sebagai bagian dari proses perpanjangan kontrak kerja. Mayoritas PPPK yang mengikuti evaluasi merupakan tenaga guru, sementara sebagian lainnya berasal dari tenaga kesehatan.
Salah satu peserta yang mengikuti evaluasi kinerja PPPK ialah Agnes Ayumi, seorang guru PPPK di SD Negeri 1.2 Kambitin. Agnes mengatakan, materi yang ditanyakan dalam wawancara berkaitan dengan aktivitas dan kinerjanya selama mengajar di sekolah.
Sejumlah pertanyaan diantaranya berkaitan dengan cara mengajar, penanganan permasalahan dalam proses pembelajaran, hingga langkah yang dilakukan jika ada rekan guru yang berhalangan hadir. Meski sempat merasa tegang saat menjalani wawancara, Agnes mengaku lebih tenang setelah proses tersebut selesai.
Ia berharap hasil evaluasi dapat memberikan kesempatan baginya untuk kembali mengabdi sebagai guru PPPK, dan kontrak kerjanya dapat diperpanjang. Bagi Agnes, keberlanjutan kontrak sangat berarti, karena mengajar merupakan pekerjaan utama yang menjadi sumber penghasilannya.
Ia juga berharap, ke depannya para PPPK dapat terus meningkatkan kinerja dan memberikan pengabdian terbaik sebagai aparatur negara, khususnya dalam mencerdaskan generasi penerus.
“Harapannya mudah-mudahan untuk kedepannya lebih baik lagi kami sebagai aparatur negara, karena kami merasa masih banyak kekurangannya sebagai guru, mudah-mudahan lebih baik lagi dan nantinya katanya kan PPPK mau langsung ke CPNS, kepinginnya tanpa tes, karena kami kan sudah tua soalnya. Kalau misalnya diperpanjang kontrak sebagai PPPK alhamdulillah, soalnya seperti kami tidak ada lagi pekerjaan lain selain mengajar menjadi guru, tidak ada lagi penghasilan lain, selain menjadi guru,” ujar Agnes Ayumi, Guru SDN 1.2 Kambitin.
Evaluasi kinerja dan kedisiplinan menjadi momentum bagi para PPPK untuk menunjukkan kinerja selama menjalankan tugas. Bagi mereka, hasil evaluasi bukan sekadar penilaian, namun juga menjadi penentu bagi kelanjutan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk di bidang pendidikan dan kesehatan.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong Melaporkan.
