DPRD Kabupaten Tabalong menggelar rapat dengar pendapat pada Selasa, 18 Agustus 2026, di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Tabalong, bersama LSM, perwakilan mahasiswa, perusahaan, dan organisasi perangkat daerah. Pertemuan tersebut membahas fungsi pengawasan DPRD dan peran masyarakat terhadap pembangunan di Kabupaten Tabalong.
RDP ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap empat bulan sekali oleh DPRD Tabalong. Forum ini menjadi ruang untuk menerima masukan masyarakat sekaligus menindaklanjuti berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Tabalong.
Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam pertemuan ini adalah kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tabalong dan DPRD dalam melaksanakan pengawasan pembangunan, termasuk terkait penyerapan tenaga kerja. Hal ini dinilai sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam menciptakan tenaga kerja terampil untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Forum ini juga menjadi sarana untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang telah disampaikan, salah satunya dari komunitas ojek online yang mengusulkan adanya tempat singgah dan area parkir khusus. Usulan ini dinilai penting agar para pengemudi memiliki ruang yang layak untuk beristirahat dan mangkal tanpa mengganggu aktivitas di ruang publik.
“Ini kan, pertemuan ini juga sekalian menindaklanjuti pertemuan-pertemuan selanjutnya. Nah, karena ada beberapa juga dari teman ojol juga kan mereka berharap ada punya tempat singgah mereka, rumah singgah mereka ya, tempat parkir mereka yang bisa mereka gunakan, di mana mereka bisa mangkalnya itu tidak di sembarang tempat. Nah, sehingga pemerintah memberi ruang kepada mereka. Nah, ini sudah bisa terjawab tadi dengan disperindagkop, tentang mereka bisa saja menggunakan lahan yang ada di pasar,” ujar Noor Farida, Wakil Ketua II DPRD Tabalong.
Noor Farida berharap, dialog secara berkala ini dapat memperkuat fungsi pengawasan, sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengawal dan memberikan masukan terhadap pembangunan di Kabupaten Tabalong.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
