Home Tabalong Hari Ini DPRD Apresiasi Usulan Musrenbang Tak Lagi Didominasi Bidang Infrastruktur

DPRD Apresiasi Usulan Musrenbang Tak Lagi Didominasi Bidang Infrastruktur

by Muhammad Rais
0 comment

Dalam Musrenbang Kecamatan Haruai, diketahui usulan bidang infrastruktur sebesar 34,62 persen. DPRD Tabalong pun menilai, kecilnya persentase usulan tersebut menunjukkan keberhasilan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tabalong.

Sebanyak 338 usulan disampaikan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Haruai, yang digelar Bappedalitbang Tabalong pada Senin, 5 Februari 2024.

338 usulan pembangunan tersebut terdiri dari 117 bidang infrastruktur atau 34,62 persen, 63 bidang ekonomi atau 18,64 persen, dan 158 bidang pelayanan publik atau 46,75 persen.

Wakil Ketua DPRD Tabalong, Jurni, mengapresiasi presentasi usulan bidang infrastruktur yang turun setiap tahunnya di seluruh kecamatan, bahkan tahun ini rata-rata berada di bawah angka 50 persen. Ia menilai, hal ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah semakin maju.

“Jadi kami yakin, insya Allah sampai APBD 2025 tidak lagi jalan yang berlubang, semuanya hitam insya Allah. Nah, jadi ini suatu kesuksesan, keberhasilan kita. Tidak bisa dipungkiri, kalau memang jalan banyak yang rusak, pasti usulannya banyak.” ujar Jurni, Wakil Ketua DPRD Tabalong)

Senada dengan hal tersebut, anggota Komisi II DPRD Tabalong, Sumiati, juga mengapresiasi berkurangnya usulan bidang infrastruktur yang kini bergeser pada usulan program pemberdayaan SDM, pertanian, dan ketahanan pangan.

“Jadi kami menilai ini ada sebuah kemajuan, mudah-mudahan ini dapat berdampak kepada tingkat kesejahteraan masyarakat. Jadi, infrastruktur sudah baik, maka pemberdayaan masyarakatnya dan juga infrastruktur pertanian dan insan pertaniannya yang perlu nantinya SDM-nya lebih ditingkatkan lagi.” ujar Sumiati, Anggota Komisi II DPRD Tabalong.

Baca Juga  33 Tim Ikuti Lomba Roket Air di SMAN 1 Tanjung

Sumiati berharap, Pemerintah Kabupaten Tabalong lebih selektif terhadap hasil Musrenbang setiap kecamatan, sehingga usulan-usulan pembangunan yang diakomodir sesuai skala prioritas.

Hal ini juga untuk mendukung arah kebijakan pembangunan daerah dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Alfi Syahrin, TV Tabalong)

Related Articles

Leave a Comment