Home Kesehatan Cegah Penyalahgunaan OOT, Pemkab Tabalong Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Cegah Penyalahgunaan OOT, Pemkab Tabalong Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

by iin hendriyani

Pemerintah Kabupaten Tabalong mendorong sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam mencegah penyalahgunaan obat-obatan tertentu atau OOT. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesehatan, keselamatan, serta masa depan generasi muda di Tabalong.

Pemerintah Kabupaten Tabalong menilai penyalahgunaan obat-obatan tertentu menjadi salah satu persoalan serius yang harus mendapat perhatian bersama. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Tabalong, Hamida Munawarah, dalam Forum Konsultasi Publik dan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu yang digelar BPOM Tabalong di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, pada 20 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Hamida menyampaikan apresiasi kepada BPOM Tabalong atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, forum ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan.

Hamida menjelaskan, dampak penyalahgunaan obat-obatan tertentu tidak hanya merusak kesehatan, namun juga dapat mempengaruhi masa depan generasi muda, keamanan lingkungan, hingga kehidupan sosial masyarakat secara luas.

Karena itu, pemerintah daerah menilai pencegahan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama dan sinergi dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga keluarga.

“Karena itu, upaya pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga keluarga untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan, edukasi, dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obatan,” ujar Hamida Munawarah, Sekretaris Daerah Tabalong.

Forum Konsultasi Publik yang digelar BPOM Tabalong ini juga dihadiri berbagai unsur, di antaranya Forkopimda, BNNK, dinas kesehatan, Ikatan Apoteker Indonesia, serta media massa.

Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment