Home Blog Hadapi Musim Kemarau, DKP3 Tabalong Rutin Pantau Kualitas Air untuk Pembudidaya Ikan

Hadapi Musim Kemarau, DKP3 Tabalong Rutin Pantau Kualitas Air untuk Pembudidaya Ikan

by iin hendriyani

Guna memastikan kualitas air sungai tetap aman untuk budidaya ikan di tengah musim kemarau, DKP3 Tabalong melakukan pemantauan berkala di sejumlah sentra keramba. Hasil pemantauan terakhir, kualitas air masih tergolong normal dan aman.

Pemantauan dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian DKP3 Tabalong, dengan mengukur kualitas air di sejumlah sentra keramba. Pemantauan mencakup wilayah selatan, utara, dan tengah Tabalong. Diantaranya Desa Bangkiling dan Sei Anyar, Desa Bongkang, serta Desa Kambitin.

Kepala Bidang Perikanan DKP3 Tabalong Agus Norrahman menyebut, hasil pemantauan pada 29 Agustus 2026 menunjukkan kondisi air masih normal dan terkendali. Parameter yang diukur meliputi kadar oksigen terlarut atau DO, pH, amoniak, dan besi.

“Jadi fluktuasi DO yang kondisi normal itu adalah 5 sampai 7 ppm kemudian pH nya itu 6 sampai 8,4. Kemudian amoniak nya juga 0,01 sampai 0,1 ppm. Begitu juga terhadap besi nya itu sebesar 0,1 sampai 1,0 ppm. Hasil pantauan kita di lapangan yang kita ambil terakhir di 29 Agustus kondisinya semua relative aman dan terkendali,” ujar Agus Norrahman, Kabid Perikanan DKP3 Tabalong.

Meski hasil pemantauan masih aman, DKP3 Tabalong tetap mengimbau pembudidaya untuk memantau kondisi ikan dan debit air secara rutin. Terutama selama musim kemarau masih berlangsung. Pemantauan berkala ini diharapkan dapat mendeteksi perubahan kualitas air sejak dini, sehingga risiko terhadap ikan dan kerugian pembudidaya dapat ditekan.

Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment