Pemerintah Kabupaten Tabalong berencana meluncurkan program Car Free Day pada awal September 2026. Melalui program tersebut, Pemkab Tabalong mengajak KORMI Tabalong untuk berkolaborasi, dengan menghadirkan berbagai aktivitas olahraga masyarakat dan permainan tradisional.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabalong, saat membuka Festival Olahraga Masyarakat dan Permainan Tradisional yang digelar KORMI Tabalong, di halaman Pendopo Bersinar Pembataan pada 23 Agustus 2026. Car Free Day rencananya akan mulai di awal September 2026, di jalan depan Pendopo Bersinar Pembataan.
Pemkab Tabalong akan menggandeng KORMI di kegiatan tersebut, dengan menyediakan berbagai permainan tradisional, seperti engrang, bakiak, dan permainan masyarakat lainnya. Masyarakat nantinya dapat mencoba secara langsung, sekaligus mengenal kembali berbagai permainan tradisional yang merupakan warisan leluhur.
“Kita saat ini masyarakat Indonesia sudah saatnya melek terhadap kebutuhan kesehatan dan kebugaran, jadi insyaallah juga nanti mulai awal September pemerintah Kabupaten Tabalong, pak bupati akan mencanangkan program Car Free Day. Program ini akan dilaksanakan di jalan depan pendopo, yang mana diharapkan juga nanti kawan-kawan KORMI bisa berpartisipasi, mungkin nanti setiap kegiatan Car Free Day kita siapkan peralatan lomba tradisional dan lainnya, supaya masyarakat bisa mencoba, bisa tahu, yang mana mungkin sewaktu kecil tidak kesampaian bisa juga misalnya main engrang, main bakiak, dan lain-lain,” kata Gusti Judid Ihsan Permana, Kepala Disdikbud Tabalong.
Program Car Free Day diharapkan menjadi ruang publik bagi masyarakat Tabalong untuk berolahraga, beraktivitas bersama keluarga, sekaligus melestarikan permainan tradisional. Kolaborasi Pemkab Tabalong dan KORMI ini juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, memperkuat kebersamaan, serta membuat olahraga masyarakat semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Tabalong.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
