Festival Budaya Dayak Maanyan Warukin Ke-5 diharapkan terus berkembang dan naik kelas, dari event kabupaten menjadi event resmi provinsi hingga nasional. Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menilai, pengembangan festival dapat memperluas promosi pariwisata budaya, sekaligus memperkuat pelestarian adat Dayak Maanyan.
Festival Budaya Dayak Maanyan Warukin Ke-5 mendapat dorongan untuk dikembangkan menjadi event yang lebih besar. Tak hanya menjadi ruang pelestarian adat dan budaya, festival ini juga dinilai memiliki potensi untuk memperkenalkan pariwisata budaya Tabalong ke masyarakat luas.
Bupati Tabalong, Haji Fani, menilai pelaksanaan festival dari tahun ke tahun terus mengalami perkembangan, mulai dari penataan panggung, penyebaran undangan, hingga keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung publikasi kegiatan. Hal itu ia sampaikan usai membuka kegiatan tersebut pada, 22 Agustus 2026.
Salah satunya melalui kerja sama dengan LPPL Tabalong untuk promosi dan siaran langsung. Keterlibatan dunia usaha serta undangan kepada kabupaten dan kota tetangga juga dinilai dapat memperluas jangkauan festival.
“Ya kami nilai ini kan langkah-langkahnya event ni terus berprogres ya untuk kegiatan ini saya lihat dari sisi penataan panggung, kemudian dari undangan yang disebar, nah kemudian kami berharap nanti ini akan semakin meluas lagi. Ini kan sudah kerja sama dengan LPPL Tabalong ya juga untuk media promosi dan untuk menyiarkan langsung, itu salah satu cara-cara kita, kemudian kita juga bersama dengan pelaku dunia usaha dan juga kita mengundang seluruh kabupaten kota tetangga kita dan juga nantinya mudah-mudahan ini bisa kita majukan menjadi event, bukan hanya event kabupaten, mungkin event resmi provinsi ataupun event resmi nasional, saya kira itu cara-cara kita untuk memajukan pariwisata budaya adat yang ada di Kabupaten Tabalong,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Ketua Adat Dayak Maanyan, Wanan Lami, menilai perkembangan festival dapat menjadi cermin untuk terus memperbaiki pelaksanaan di masa mendatang. Ia juga berharap konsep pelestarian adat dan budaya yang diusung, dapat diikuti daerah lain.
“Kita berharap karena ini sifatnya sudah nasional, maka harapan kami hari ini adalah cermin kami ke depan untuk melangkah lebih baik lagi, dan harapan kami agar para tetangga ataupun kabupaten-kabupaten yang lain bisa meniru festival kami saat ini, sehingga adat dan budaya itu bisa dilestarikan,” kata Wanan Lami, Ketua Adat Dayak Maanyan.
Pengembangan Festival Budaya Dayak Maanyan menjadi agenda yang lebih besar, diharapkan dapat membuka ruang promosi yang lebih luas bagi Tabalong, sekaligus menjaga keberlanjutan adat dan budaya Dayak Maanyan di tengah perkembangan zaman.
Muhamad Khairillaah, TV Tabalong, melaporkan.
