Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau Dinsosp3ap2kb Tabalong, memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada Forum Anak Daerah Kabupaten Tabalong. Kegiatan tersebut digelar pada 19 Agustus 2026, di Gedung Informasi Pembangunan Kabupaten Tabalong, dengan melibatkan 50 peserta dari Forum Anak Daerah dan sejumlah Forum Anak Desa.
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsosp3ap2kb Tabalong, Selviati menjelaskan, sosialisasi ini merupakan program kerja Forum Anak Daerah Kabupaten Tabalong, yang dilaksanakan bersama Forum Anak Desa.
Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman kepada anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, sekaligus mendorong mereka agar dapat menyampaikan kembali informasi yang diperoleh kepada teman-temannya. Peserta terdiri dari Forum Anak Daerah Kabupaten Tabalong, serta perwakilan Forum Anak Desa dari Murung Baru, Kambitin, dan Kapar, dengan total 50 peserta.
Materi sosialisasi disampaikan oleh 2 narasumber dengan kompetensi berbeda. Narasumber pertama merupakan dokter spesialis kandungan dari RSUD Haji Badaruddin Kasim Maburai, yang memberikan pemahaman terkait kesehatan reproduksi. Sedangkan narasumber kedua merupakan psikolog, yang memberikan edukasi mengenai cara menjaga kesehatan mental anak.
“Tujuannya yang pertama kita ingin anak anak bisa memahami apa itu kesehatan reproduksi, kemudian selanjutnya mereka juga bisa menyampaikan apa yang ada didalam materi yang sudah kami rancang kepada teman temannya, sehingga mereka bisa mengetahui dan terbebas dari permasalahan kekerasan terhadap perempuan dan anak nantinya,” ujar Selviati, Kabid Perlindungan Perempuan & Anak Dinsosp3ap2kb Tabalong.
Sementara itu, Kepala Dinsosp3ap2kb Tabalong, Syam’ani, saat membuka kegiatan, menekankan agar pengetahuan yang didapat peserta tidak berhenti di dalam ruangan.
Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada teman-teman lainnya, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di sekolah. Selain itu, anak-anak juga diharapkan mampu mengambil hikmah dan lebih berhati-hati dalam menjalani pergaulan sehari-hari.
“Kami berharap bahwa kegiatan ini, ilmunya jangan hanya sampai diruangan ini saja, tapi diteruskan kepada kawan kawannya yang lain, yang ada baik dilingkungan tempat tinggal, maupun disekolahnya, dan yang lebih penting dari itu adalah bagaimana nanti pelajaran atau hikmah yang bisa diambil dari ini supaya kita bisa lebih hati hati dalam menjalani kehidupan ini dalam pergaulan kita sehari hari,” kata Syam’ani, Kepala Dinsosp3ap2kb Tabalong.
Melalui edukasi ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap anak-anak memiliki pemahaman yang lebih baik untuk menjaga diri, memahami kondisi kesehatan reproduksi, serta menjaga kesehatan mental. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi tidak hanya memberikan pengetahuan bagi anak, tetapi juga mendorong terbentuknya generasi muda yang lebih peduli, mandiri, dan mampu berkontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Tabalong.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.
