Badan Anggaran DPRD Tabalong mengapresiasi serapan anggaran Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Diskop UKM Perindag Tabalong, yang mencapai 45 persen di triwulan kedua.
Serapan anggaran Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Tabalong, menjadi salah satu materi evaluasi Badan Anggaran DPRD Tabalong. Evaluasi dilaksanakan dalam rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah, pada Selasa 11 Agustus 2026, di Ruang Rapat DPRD Tabalong.
Banggar DPRD Tabalong menilai serapan anggaran Diskop UKM Perindag cukup baik. Pasalnya hingga triwulan kedua realisasi anggarannya mencapai 19 koma 64 miliar rupiah, atau sekitar 45 persen dari total anggaran 43 koma 38 miliar rupiah.
Wakil Ketua Dua DPRD Tabalong, Noor Farida, mengapresiasi realisasi anggaran tersebut. Ia juga mendorong Diskop UKM Perindag untuk berinovasi melakukan hilirisasi produk UMKM, menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing.
“Kepada Dinas Perindagkop tadi kami berharap nantinya kita terhadap pelaku-pelaku UMKM khususnya itu kita ingin agar hilirisasi daripada hasil karya UMKM-UMKM itu bisa lebih terfokus dan terprioritas,” kata Noor Farida, Wakil Ketua II DPRD Tabalong.
Menurut Noor Farida, pengembangan UMKM perlu terus ditingkatkan, karena sektor ini memiliki potensi untuk mendukung perekonomian masyarakat. Ia berkomitmen pihaknyak akan terus mendorong program yang dapat memperkuat UMKM, mulai dari pengembangan produk, peningkatan nilai tambah, hingga perluasan peluang pasar.
Gazali Rahman, TV Tabalong, melaporkan.
