Home Harga Bapok Warga Rasakan Manfaat Aturan Baru Penjualan Pertalite, Antrean SPBU Kini Lebih Singkat

Warga Rasakan Manfaat Aturan Baru Penjualan Pertalite, Antrean SPBU Kini Lebih Singkat

by iin hendriyani

Kebijakan baru Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam penjualan Pertalite memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pembatasan pembelian dinilai mampu mempercepat antrean di SPBU, sehingga waktu tunggu masyarakat menjadi lebih singkat.

Sejumlah SPBU di Tabalong terlihat mengalami perubahan panjang antrean kendaraan, setelah Pemkab Tabalong menerapkan pembatasan baru pembelian Pertalite sejak 3 Agustus 2026. Seperti yang terpantau pada 10 Agustus 2026 di SPBU Mabuun, Gunung Batu hingga Hikun.

Kebijakan ini diterapkan setelah hasil evaluasi Pemkab Tabalong pada 31 Juli menemukan masih adanya pembelian BBM secara berulang. Kondisi ini termasuk dilakukan pelangsir yang dapat mengisi BBM beberapa kali dalam sehari.

Melalui aturan baru, pembelian Pertalite untuk kendaraan roda empat dibatasi maksimal dua ratus ribu rupiah untuk satu kali pengisian dalam sehari. Pembelian juga harus menggunakan barcode yang sesuai dengan nomor kendaraan. Sementara untuk kendaraan roda dua, batas pembelian Pertalite ditetapkan maksimal tujuh puluh ribu rupiah.

Aturan ini dinilai mulai memberikan manfaat bagi masyarakat yang menggunakan Pertalite untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satunya ibu rumah tangga yang menyebut waktu menunggu di antrean SPBU kini lebih singkat dibandingkan sebelumnya.

“Saya rasa ini untuk masyarakat umum kebijakannya sangat membantu, jadi untuk antrean gak terlalu panjang antriannya. Jadi ini sudah sangat baik dari sebelumnya, biasanya seperti kita tau kan antrean itu panjang sekali kalau yang kaya hari ini tidak lagi,” ujar Alex, Ibu Rumah Tangga.

Hal senada disampaikan pembeli Pertalite roda empat yang ditemui di SPBU Mabuun dan Hikun. Masyarakat menilai kebijakan ini lebih efektif dalam mengatur penyaluran BBM bersubsidi. Antrean yang sebelumnya bisa memakan waktu berjam-jam, kini dinilai jauh lebih singkat. Kondisi ini membuat masyarakat merasa lebih nyaman saat mengisi BBM.

“Kebijakannya sudah bagus, supaya seluruh masyarakat dapat merasakan subsidi dari pemerintah lah. Nah kalau sekarang ini sudah tidak terlalu panjang antriannya, mungkin ini ada lah separo lebih kurangnya pada antrian, pokoknya sudah nyaman lah, gak kaya kemaren biasanya antre berjam jam kalo ini paling setengah jam udah, ya paling lama setengah jam lah,” kata Didik, Pembeli BBM Pertalite Roda 4.

“Pertama kita sangat mendukung program-program dari pemerintah, karena ini efek yang kami rasakan mempercepat dari pada antrian BBM. Artinya kami nilai ini ada perubahan lah untuk saat ini karena lumayan cepat. Kalau sebelumnya lambat kalao sekarang cepat dah. Dan harapan kita dari kebijakan pemerintah ini antrean-antrean bisa sangat lancar lah, kalau terlihat sekarang ini sudah sangat kondusip pang,” tutur Sarwani, Ketua RT 3 Hikun.

Pemkab Tabalong akan kembali mengevaluasi kebijakan ini setelah berjalan 30 hari sejak diterapkan. Dengan melihat perkembangan panjang antrean, kepatuhan terhadap aturan pembelian, serta potensi pelanggaran di setiap SPBU.

Muhammad Khairillh, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment