Musibah kebakaran kembali terjadi di Tabalong. Sebuah rumah milik warga di Gambah, Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, hangus terbakar pada 21 Juli 2026. Kebakaran yang diduga akibat arus pendek listrik yang menghanguskan 60 persen bangunan lantai dua rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran terjadi di rumah milik Haji Khairul Amin, di Gambah Nomor 149, RT 04, Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, pada, 21 Juli 2026, sekitar pukul 09.35 WITA.
Api diduga berawal dari lantai dua rumah korban. Kebakaran baru disadari saat istri pemilik rumah, Mawarti, yang sedang menyetrika di lantai bawah dan mencium bau asap serta mendengar suara benda terbakar dari lantai atas. Saat dicek, kasur dan kelambu di lantai dua ternyata telah terbakar.
Korban langsung berteriak meminta tolong, dan warga sekitar bergotong royong memadamkan api secara manual sebelum akhirnya petugas gabungan dari Damkar PT Pertamina, Damkar Kabupaten Tabalong, BPBD Kabupaten Tabalong, serta UPBS wilayah tengah dan selatan tiba di lokasi. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.12 WITA.
Lurah Belimbing Raya, Muhamad Rijani menyampaikan kebakaran diduga bermula dari instalasi listrik yang tidak standar di lantai dua rumah. Ia mengimbau masyarakat agar memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa.
“Terjadi kebakaran mulai dari atas rumah atau dari tingkat dua bagian rumah, jadi pas kejadian tersebut istri pemilik rumah saat sendirian di bawah, tapi alhamdulillah tidak ada korban, mudah-mudahan ini pelajaran bagi kita. Mungkin instalasi listrik di rumah itu yang digunakan tidak standar, jadi terbakar tadi dari kabel colokan mulainya api sampai membakar kasur yang di lantai 2. Jadi imbauan saja untuk masyarakat untuk sambil mencek di rumah jangan sampai nanti terjadi musibah kebakaran lagi dan imbauan kita tolong dicek kelistrikan yang tidak standar,” ujar Muhamad Rijani, Lurah Belimbing Raya.
Akibat kejadian ini, kerugian material ditaksir mencapai 65 juta rupiah. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing, agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. Dirinya juga sudah mengoordinasikan hal tersebut ke pihak dinas terkait untuk bantuan kepada korban kebakaran.
Muhammad Khairillh, TV Tabalong melaporkan.
