Home Dari Desa Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Jadi Strategi Tabalong Atasi Berbagai Persoalan Sosial

Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Jadi Strategi Tabalong Atasi Berbagai Persoalan Sosial

by iin hendriyani

Pemerintah Kabupaten Tabalong mendorong terwujudnya kelurahan dan desa ramah perempuan serta peduli anak. Langkah ini dinilai penting untuk menjawab berbagai permasalahan keluarga dan sosial yang masih menjadi tantangan di Tabalong, seperti perkawinan anak, stunting, penyalahgunaan narkoba, hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Tabalong, Syamani, menegaskan pentingnya membangun kelurahan dan desa ramah perempuan serta peduli anak di seluruh wilayah Tabalong. Hal ini disampaikannya saat membuka Sosialisasi Kelurahan dan Desa Ramah Perempuan serta Peduli Anak, sekaligus Pelatihan Konvensi Hak Anak tingkat Kabupaten Tabalong, pada 23 Juni 2026 di Gedung Informasi Tanjung.

Menurut Syamani, kehadiran desa dan kelurahan ramah perempuan serta peduli anak menjadi salah satu upaya strategis untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Selain itu, program ini juga menjadi wadah untuk memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam melindungi hak-hak perempuan dan anak.

Syamani menyebut hingga saat ini masih terdapat berbagai permasalahan yang memerlukan perhatian serius bersama, mulai dari perkawinan usia anak, stunting, penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja, hingga kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Karena itu, diperlukan keterlibatan semua pihak untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut.

“Nah ini tentu menjadi tugas kita semua selain upaya-upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah melalui program yang dilaksanakan di dinas kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas. Insyaallah dalam waktu dekat Pak Bupati akan melaunching Gerakan Orang Tua Asuh untuk Anak Stunting,” ujar Syamani, Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong.

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Tabalong berharap semakin banyak desa dan kelurahan yang mampu menjadi lingkungan ramah perempuan dan peduli anak, sehingga tercipta generasi yang sehat, aman, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah.

Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment