Sebagai upaya memaksimalkan layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Tabalong, Disdukcapil Tabalong memberikan layanan jemput bola ke wilayah desa terpencil. Tidak hanya memberikan layanan, Disdukcapil Tabalong juga memberikan sosialisasi terkait pencegahan pernikahan dini yang dinilai berdampak pada data administrasi kependudukan.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabalong tidak hanya memberikan pelayanan administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Tabalong, namun juga memberikan pelayanan jemput bola ke desa-desa terpencil, seperti Desa Dambung Raya, Panaan, dan Hegar Manah di Kecamatan Bintang Ara.
Pada layanan jemput bola ini, Disdukcapil menerima seluruh layanan administrasi kependudukan, baik untuk perekaman KTP, verifikasi data ganda, penggabungan kartu keluarga, maupun berbagai layanan administrasi kependudukan lainnya.
Selain itu, dalam kesempatan ini Disdukcapil juga bekerja sama dengan Dinsos P3AP2KB dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong untuk memberikan sosialisasi terkait bahaya pernikahan dini. Hal ini dinilai penting karena pernikahan dini dapat berdampak pada kesehatan, meningkatkan risiko kemiskinan, hingga menghambat pemenuhan administrasi kependudukan pasangan di bawah umur yang sering kali kesulitan mencatatkan pernikahan mereka secara hukum. Kondisi tersebut nantinya juga dapat berdampak pada sulitnya penggabungan kartu keluarga, ketiadaan akta kelahiran bagi anak, atau anak hanya tercatat sebagai anak ibu, hingga anak kehilangan hak waris karena tidak diakui secara sah sebagai ahli waris dari ayah biologisnya.
“Kami berharap, pertama, masyarakat dapat memanfaatkan waktu yang kami sediakan untuk memenuhi seluruh dokumen kependudukan yang diperlukan. Kedua, tingkat kesadaran mereka tentang pentingnya administrasi kependudukan semakin baik, sehingga pemenuhan dokumen-dokumen kependudukan juga dapat kami fasilitasi,” ujar Rowie Rawatianice, Kepala Disdukcapil Tabalong.
Rowie juga mengungkapkan bahwa apabila kondisi medan memungkinkan, pihaknya akan melakukan layanan jemput bola di daerah terpencil yang berada di Kecamatan Muara Uya, yakni Desa Salikung dan Desa Sungai Kumap.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
