Kerukunan Keluarga Tabalong Kalimantan Timur menegaskan besarnya potensi warga Tabalong di perantauan. Hal ini disampaikan dalam kegiatan silaturahmi halal bihalal KKT Kaltim bersama jajaran Pemkab dan Bupati Tabalong di Samarinda, yang digelar pada Sabtu 11 April 2026.
Ketua Umum Kerukunan Keluarga Tabalong Kalimantan Timur, Hamsyi Djamhari, menyebut warga Tabalong memiliki peran dalam pembangunan di Samarinda sejak lama. Keberadaan warga Tabalong bahkan menjadi bagian dari sejarah terbentuknya sejumlah wilayah, salah satunya kawasan Gunung Kelua di Samarinda.
Ia juga mengatakan, selain kontribusi historis, warga Tabalong juga aktif dalam kegiatan sosial di Samarinda, termasuk membantu warga yang sakit maupun yang mengalami musibah.
“Kalau tidak ada orang Kelua yang datang, tidak mungkin ada Gunung Kelua. Artinya warga kita dulu adalah pionir yang membangun di Samarinda,” ujar Hamsyi Djamhari, Ketua Umum KKT Kaltim.
Silaturahmi dan halal bihalal Pemkab dan Bupati Tabalong bersama KKT Samarinda dihadiri ratusan peserta. Dari Tabalong hadir sekitar 150 orang yang terdiri dari bupati, para kepala SKPD dan pejabat pemkab lainnya, hingga petugas kesehatan dan lainnya. Kegiatan sendiri terlaksana berkat dukungan Pemkab Tabalong.
“Peserta dari Tabalong sekitar 150 orang, dari Samarinda sekitar 250 orang. Ke depan, kalau ada acara besar, kami siap menghadirkan hingga 10 ribu orang,” ujar Fathurrahman, Ketua Panitia Halal Bihalal KKT Kaltim.
“Kami ucapkan terima kasih dan Alhamdulillah kepada Allah SWT dengan adanya silaturahmi ini. Mudah-mudahan Allah selalu memberikan kita kesehatan jasmani dan rohani. Kami juga mengapresiasi kerja sama antara Tabalong dan Samarinda yang sangat erat,” ujar Muhammad Idrus Sulaiman, KKT Kaltim.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kontribusi warga Tabalong dalam pembangunan di Kalimantan Timur.
Rulyandi Rahman, TV Tabalong, melaporkan.
