Home Kesehatan Deteksi Dini Kanker Payudara, RSUD HBK Tabalong Segera Operasikan Fasilitas Mammografi

Deteksi Dini Kanker Payudara, RSUD HBK Tabalong Segera Operasikan Fasilitas Mammografi

by iin hendriyani

Sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan, khususnya pada deteksi dini penyakit berisiko tinggi, Rumah Sakit Umum Daerah Haji Badaruddin Kasim (RSUD HBK) Tabalong akan menghadirkan fasilitas mammografi dalam penanganan kanker payudara.

Hal ini disampaikan oleh Direktur RSUD Haji Badaruddin Kasim Tabalong, Setyawan Andri Wibowo, yang diwawancarai pada Senin, 30 Maret 2026, di RSUD HBK Tabalong, Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak.

Setyawan menuturkan, alat mammografi yang digunakan merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan dengan nilai kurang lebih Rp2 miliar. Bantuan ini menjadi wujud dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Tabalong.

Saat ini alat mammografi telah selesai diinstalasi dan sedang dalam tahap uji coba internal. Proses ini dilakukan untuk memastikan seluruh sistem berjalan dengan baik dan aman sebelum layanan dibuka kepada masyarakat.

Terkait tenaga medis, Setyawan menjelaskan bahwa RSUD HBK Tabalong juga telah menyiapkan tenaga medis yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk mengoperasikan alat mammografi, sehingga layanan deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan secara profesional dan sesuai standar.

“Tenaganya sudah kami persiapkan, semuanya sudah dilatih. Untuk deteksi dini kita sudah bisa, namun ke depannya tidak hanya deteksi, harus ada tindak lanjutnya. Tahun ini kami juga mendapat anggaran dari Kementerian untuk membuat fasilitas sitotoksik, yaitu ruangan khusus untuk penanganan dan pencampuran obat-obatan kanker. Nantinya juga akan kami siapkan dokternya, dan saat ini kami masih berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan,” ujar Setyawan Andri Wibowo, Direktur RSUD HBK Tabalong.

Setyawan berharap kehadiran fasilitas ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum perempuan, akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Dengan deteksi dini yang lebih mudah diakses, keterlambatan diagnosis dapat ditekan sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment