Sepekan pasca Lebaran, harga berbagai produk hortikultura seperti sayur mayur serta produk peternakan seperti ayam dan daging sapi di Tabalong masih tergolong tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya permintaan masyarakat yang belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan produksi.
Kenaikan harga pada sejumlah komoditas hortikultura dan peternakan masih terjadi di sejumlah pasar di Tabalong, meskipun momen Lebaran telah berlalu sepekan. Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong, Suaidi, menjelaskan hal ini disebabkan oleh terjadinya fluktuasi produksi yang terjadi bersamaan dengan meningkatnya permintaan dari masyarakat.
“Untuk produk hortikultura dan peternakan yang harganya meningkat ini karena terjadinya fluktuasi produksi bersamaan juga dengan peningkatan permintaan dari masyarakat. Sehingga berlaku hukum ekonomi, permintaan banyak kalau produksi tidak meningkat maka harga akan naik,” ujar Suaidi, Sekretaris DKP3 Tabalong.
Suaidi menambahkan, pihaknya di DKP3 Tabalong terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas produk hortikultura dengan mendorong para petani di Tabalong untuk meningkatkan luas tanam dan penganekaragaman jenis komoditas hortikultura. Untuk mendorong semangat para petani, DKP3 Tabalong telah menyediakan berbagai bantuan yang bisa dimanfaatkan oleh para kelompok tani.
Selain itu, DKP3 Tabalong juga akan terus meningkatkan produktivitas produk peternakan dan perikanan dengan memberikan berbagai bantuan penunjang, agar produksi peternakan dan perikanan di Tabalong semakin meningkat.
Nova Arianti, TV Tabalong melaporkan.
