Wakil Bupati Tabalong, Habib Taufani Alkaf, mendorong pengelola dan Pemerintah Desa Uwie untuk lebih serius mengembangkan Wisata Bukit Kelinci di Kecamatan Muara Uya. Salah satu masukan yang disampaikan yaitu menambah berbagai fasilitas pendukung di lokasi wisata untuk menambah daya tarik destinasi tersebut.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tabalong saat menutup secara resmi Pentas Seni Budaya dan UMKM Sobat Ambyar di Bukit Kelinci, Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya pada 8 Juni 2026. Menurutnya, Bukit Kelinci memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Dalam sambutannya, Habib Taufani Alkaf menilai kawasan wisata ini sudah berkembang dengan baik, terlebih dengan dukungan berbagai kegiatan seni dan UMKM. Ia berharap pengelola dapat menambah berbagai fasilitas yang menjadi daya tarik wisata di lokasi tersebut, misalnya dengan menambah populasi kelinci sehingga menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Dengan konsep yang kuat dan ikon wisata yang jelas, Bukit Kelinci dinilai memiliki peluang besar untuk menarik lebih banyak wisatawan.
“Sesuai dengan nama tempat wisata ini Bukit Kelinci, ke depan jika saya ke sini jangan hanya lima ekor saja kelincinya, minimal dikali lima, kelincinya ada 25 ekor. Kalau tidak sampai hidup 25 ekor, kepala desanya nanti kita evaluasi. Ini pesan juga untuk pengelola, tidak ada alasan kelincinya mati. Orang buktinya di Taman Bunga Poska Kecamatan Banua Lawas bisa hidup kok, kok di sini tidak bisa hidup kelincinya, berarti mungkin tidak dikasih makan sama kepala desa. Nah jadi namanya sudah bagus Bukit Kelinci, kalau tidak ada kelincinya ya jangan namanya Bukit Kelinci, jadi Bukit Ambyar kalau tidak siap dengan nama Bukit Kelinci,” ujar Habib Taufani Alkaf, Wakil Bupati Tabalong.
Wabup menegaskan, pengembangan destinasi wisata tidak hanya berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula peluang peningkatan pendapatan masyarakat.
Muhammad Khairillah, TV Tabalong, melaporkan.
