Dalam mengisi kegiatan keagamaan di bulan suci Ramadan, Panitia Peringatan Hari Besar Islam PHBI Desa Sungai Rukam 1 Kecamatan Pugaan menggelar kuliah subuh Ramadan. Kegiatan tersebut dijadikan sebagai sarana pembinaan keimanan dan akhlak masyarakat.
Panitia Peringatan Hari Besar Islam PHBI Desa Sei Rukam Satu Kecamatan Pugaan menggelar kuliah subuh di hari pertama Ramadan pada 19 Februari 2026. Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Misbahul Wathan Kecamatan Pugaan ini turut dihadiri oleh Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani serta puluhan jemaah di Kecamatan Pugaan dan sekitarnya.
Dalam kesempatan ini, Ketua PHBI Sei Rukam Bahtiar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Tabalong bersama jajaran yang mendukung pelaksanaan kegiatan kuliah subuh. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Haji Fani, masyarakat merasakan berbagai manfaat nyata, khususnya bagi rumah ibadah, seperti bantuan operasional langgar serta pembiayaan air dan penerangan yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Tabalong.
Bahtiar menjelaskan, kegiatan kuliah subuh Ramadan ini telah berlangsung secara turun-temurun dan melibatkan sejumlah langgar dari Kecamatan Pugaan dan sekitarnya, dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi, membina akhlak, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Nah, adapun tujuan daripada kami mengadakan pesantren Ramadan di tempat Gedung Serbaguna Misbahul Wathan ini, yang pertama adalah untuk menjalin hubungan silaturahmi di antara langgar yang ada di Kecamatan Pugaan maupun Kecamatan Banua Lawas. Itu yang pertama. Tujuan yang kedua, karena kita mengetahui bahwa sekarang ini banyaknya kenakalan remaja, banyaknya remaja-remaja kita yang terjerumus kepada narkoba, kemudian ekstasi dan lain sebagainya maka kami mengharapkan dengan adanya pengajian-pengajian kuliah subuh Ramadan ini akan bisa membentengi diri agar akhlak mereka kembali ke jalan yang benar,” Bahtiar menuturkan.
Kuliah subuh Ramadan ini diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Syafii. Kegiatan juga menghadirkan penceramah lokal lain serta para ustadz dari luar daerah.
Dano Nafarin, TV Tabalong melaporkan.
