Kabar baik bagi para lulusan SMA, SMK, MA dan sederajat tahun 2026 di Kabupaten Tabalong. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabalong, segera membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil melalui jalur Pola Pembibitan atau Polbit. Program tersebut menjadi salah satu peluang bagi putra-putri Tabalong untuk mengikuti pendidikan di perguruan tinggi kedinasan.
Kepala BKPSDM Kabupaten Tabalong, Fauzan mengatakan, pendaftaran CPNS melalui jalur Pola Pembibitan ditargetkan dibuka sebelum akhir tahun 2026. Pembukaan jalur Polbit ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Tabalong dengan dua perguruan tinggi kedinasan di bawah kementerian.
Kedua perguruan tinggi tersebut yaitu Politeknik Keuangan Negara STAN atau PKN STAN, dan Politeknik Statistika STIS. Dalam program tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabalong mendapatkan kuota lima orang calon mahasiswa untuk masing-masing perguruan tinggi.
Pendaftar sekolah kedinasan jalur Polbit, akan menjalani seleksi ketat, baik dari Pemkab Tabalong maupun dari sekolah kedinasan yang telah dikerjasamakan. Mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan, akan diarahkan untuk diangkat menjadi CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong.
Kepala BKPSDM Tabalong mengimbau para lulusan SMA, SMK, MA dan sederajat tahun 2026 untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini. Persiapan tidak hanya menyangkut kelengkapan berkas dan kemampuan akademik, namun juga kondisi kesehatan, kemampuan fisik, serta kesamaptaan.
“Kami mengimbau kepada anak-anak kita di SMA, SMK, maupun MAN untuk bersiap-siap mempersiapkan diri, baik itu dari sisi pemberkasan, maupun dari sisi akademisnya, kemampuannya dan dari sisi fisiknya, karena pada saat pola pembibitan ini, bukan hanya akademis yang dinilai, tapi secara kesehatan fisik atau kesamaptaan juga menjadi penilaian dalam penerimaan pola pembibitan ini,” ujar Fauzan, Kepala BKPSDM Tabalong.
Untuk memperluas informasi kepada calon pelamar, BKPSDM Kabupaten Tabalong juga akan melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah. Langkah ini dilakukan agar para pelajar dan lulusan baru dapat mengetahui informasi terkait persyaratan, tahapan, serta persiapan yang dibutuhkan dalam mengikuti seleksi Pola Pembibitan.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong melaporkan.
