Pelaksanaan Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) di Tabalong mendapat sambutan positif dari orang tua dan guru pendamping. Kegiatan ini dinilai mampu mendorong anak untuk semakin semangat belajar, berkompetisi secara sehat, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Sejumlah orang tua dan guru pendamping menilai pelaksanaan FASI memberikan dampak positif bagi perkembangan anak. Tidak hanya menjadi ajang perlombaan, FASI juga menjadi wadah untuk meningkatkan semangat anak dalam belajar ilmu agama.
Salah satu orang tua peserta, Hamkani, menilai pelaksanaan FASI sudah berjalan dengan baik. Ia berharap kegiatan ini terus dilaksanakan agar semakin banyak anak yang tumbuh dengan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Alhamdulillah pelaksanaannya sudah cukup bagus dan memuaskan bagi kami semua. Sebagai orang tua mengharapkan kegiatan-kegiatan ini tetap berlangsung hingga menumbuhkan generasi-generasi cinta Al-Qur’an,” tutur Hamkani, orang tua peserta.
Hal serupa juga diungkapkan oleh guru pendamping, Rahman Nur Hakim. Menurutnya kegiatan FASI ini tidak hanya menjadi wadah bagi anak untuk mempelajari dan mengkaji Al-Qur’an, namun juga memotivasi anak untuk lebih giat belajar.
“Alhamdulillah dengan adanya Festival Anak Soleh tingkat Kabupaten Tabalong mendorong untuk orang tua dan guru-guru untuk lebih semangat lagi belajar mengajinya, lebih semangat lagi untuk mengkaji ilmu agamanya. Dan alhamdulillah dengan ini motivasi belajar juga alhamdulillah lebih bagus lagi,” kata Rahman Nur Hakim, guru pendamping.
Melalui FASI, anak-anak tidak hanya diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga belajar tampil percaya diri dan berkompetisi secara sehat. Karena itu, orang tua dan guru pendamping berharap FASI dapat rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi motivasi bagi anak untuk mengembangkan bakat, kemampuan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Pada FASI tahun ini, berbagai cabang perlombaan digelar, di antaranya tilawah, tartil, kaligrafi, menggambar dan mewarnai, tahfidz Al-Qur’an, hingga ceramah agama.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
