Nur Ali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabalong periode 2026-2029. Setelah terpilih menjadi Ketua PWI Tabalong, Nur Ali siap lakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia PWI Tabalong melalui uji kompetensi, guna menghadapi gempuran media homeless yang saat ini semakin marak.
Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Kabupaten Tabalong dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026, di Balai Wartawan PWI Tabalong, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak. Dalam Konferkab ini, Nur Ali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Tabalong.
Dalam organisasi PWI Tabalong sendiri terdapat 24 anggota yang memiliki hak pilih. Enam orang di antaranya memenuhi syarat sebagai bakal calon ketua. Meski demikian, Nur Ali menjadi satu-satunya calon tersisa, usai 3 calon lainnya mengundurkan diri dan 2 lainnya tidak bersedia maju.
Ketua PWI Kalimantan Selatan, Zainal Helmi, menilai Konferkab Tabalong ini merupakan konferensi terbaik, dan dapat diselesaikan dengan lancar. Dalam kesempatan ini ia berpesan kepada ketua terpilih, untuk dapat melakukan peningkatan sumber daya manusia, guna menyikapi gempuran media homeless yang saat ini semakin banyak.
“Teman-teman wartawan karena sudah sebagian ikut uji kompetensi wartawan tentu tahu bagaimana bekerja yang baik. Nah saya minta kepada kepengurusan yang baru bikin kegiatan-kegiatan lebih kepada pendidikan peningkatan sumber daya manusia karena ke depan kita ini persaingan itu bukan hanya persaingan sesama media online tetapi homeless media,” ujar Zainal Helmi, Ketua PWI Provinsi Kalsel.
Ketua PWI Tabalong periode 2026-2029 mengatakan, pihaknya siap melaksanakan arahan yang diberikan dari PWI Provinsi. Ia menilai peningkatan SDM adalah hal terpenting dalam menghadapi media homeless, agar PWI resmi yang berada di bawah Undang-Undang Pers dapat dipercaya masyarakat secara luas.
“Memang tantangan PWI ke depan tidak mudah ya, seperti yang disampaikan Pak Ketua tadi, salah satunya dengan maraknya homeless. Kami dari PWI tentunya melihat ini bukan sekadar tantangan ya, tapi memang harus kita sikapi dengan bijak dengan cara hanyalah dengan peningkatan kompetensi dari kita semua, baik itu dari wartawannya maupun dari medianya. Sehingga dengan demikian kita mendapat kepercayaan dari masyarakat luas bahwa nanti satu-satunya informasi yang dapat dipercaya itu adalah informasi dari media-media di bawah Undang-Undang Pers,” kata Nur Ali, Ketua PWI Tabalong periode 2026-2029.
Nur Ali menambahkan, pasca-Konferensi Kabupaten ini pihaknya akan segera menyusun program kegiatan PWI Tabalong. Salah satunya melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan, dalam rangka meningkatkan SDM anggotanya.
Gazali Rahman, TV Tabalong, melaporkan.
