Tanjung, Dinas Tenaga Kerja Tabalong akan mengintegrasikan layanan Lakatan Manis ke dalam website Smartnaker. Integrasi ini dilakukan untuk mempermudah pendataan, pengusulan penerima bantuan, hingga pelaporan status pekerja rentan.
Dinas Tenaga Kerja Tabalong terus mengembangkan inovasi Lakatan Manis, atau Layanan bagi Pekerja Rentan yang Aman dan Protektif. Kali ini, pengembangan difokuskan pada integrasi layanan ke website Smartnaker, guna meningkatkan kemudahan akses dan efektivitas pelayanan.
Sebelumnya, pengusulan calon penerima Lakatan Manis dilakukan melalui WhatsApp, email, dan tautan formulir. Ke depannya, melalui pengembangan yang dirancang dalam APBD Perubahan, proses pengusulan akan diintegrasikan ke website Smartnaker.
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek Disnaker Tabalong, Raudhatul Jannah, menjelaskan, integrasi ini akan memungkinkan perangkat kecamatan dan kelurahan menginput usulan calon penerima secara lebih mudah.
“Jadi Lakatan Manis ini alhamdulillah kembali ditingkatkan, jadi Kasi Pelayanan atau Kasi Kesra di kecamatan dan kelurahan sudah bisa menginput usulan. Tapi, kami di perubahan ini akan meningkatkan pengembangan yang sebelumnya hanya lewat WhatsApp, email, dan link, nah untuk di perubahan ini dimasukkan dalam web Smartnaker, jadi masyarakat juga bisa melihat siapa yang terdaftar dan PIC-nya siapa, maupun melakukan pelaporan khususnya kematian, sementara ini untuk laporan kematian itu untuk klaim lewat WhatsApp grup,” tutur Raudhatul Jannah, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek Disnaker Tabalong.
Melalui integrasi Lakatan Manis ke Smartnaker, Atul berharap pelayanan bagi pekerja rentan semakin mudah, transparan, dan tepat sasaran. Upaya ini sekaligus mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi masyarakat yang membutuhkan.
Diketahui program BPJS Ketenagakerjaan melalui Lakatan Manis pada APBD Induk 2026 telah menyasar 28.714 pekerja rentan dan pada APBD Perubahan 2026 menyasar 11.286 pekerja rentan.
Muhamad Khairillah, TV Tabalong Melaporkan.
