TABALONG – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Tabalong berdampak pada meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap masker dan oksigen di sejumlah apotek.
Penjualan masker disebut mengalami peningkatan hingga 50 persen dibandingkan kondisi normal. Selain masker, permintaan oksigen botolan juga mulai mengalami peningkatan.
Kabut asap yang terlihat di sejumlah wilayah Tabalong mendorong masyarakat meningkatkan perlindungan diri saat beraktivitas di luar ruangan.
Salah satunya dengan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap dan debu yang terhirup.
Peningkatan kebutuhan masker tersebut terlihat di sejumlah apotek, salah satunya Apotek Alesha yang berada di Kelurahan Sulingan, Kecamatan Murung Pudak.
Petugas apotek, Rosa, mengatakan penjualan masker meningkat cukup signifikan selama kondisi kabut asap. Dalam sehari, masker yang terjual dapat mencapai 10 hingga 20 buah, bahkan lebih.
“Melonjak banget untuk yang pas musim bekabut asap gini. Jadi per hari itu ada 10 sampai 20 pcs, bahkan bisa lebih terjual. Apalagi untuk masker anak-anak sekarang lagi ramai, juga sangat meningkat penjualannya,” ujar Rosa.
Adapun jenis masker yang banyak dicari masyarakat di antaranya KN95, duckbill, dan masker medis kotak.
Peningkatan penjualan serupa juga terjadi di Apotek Mulia Farma yang berada di Kelurahan Sulingan.
Tidak hanya masker, permintaan oksigen botolan di apotek tersebut juga disebut mengalami peningkatan.
Dalam kondisi normal, penjualan masker yang biasanya hanya sekitar satu kotak, kini dapat meningkat menjadi dua hingga tiga kotak atau bahkan lebih.
Sementara itu, oksigen botolan disebut dapat terjual hingga lima botol per hari.
Petugas Apotek Mulia Farma, Rahman, mengatakan stok oksigen masih mencukupi meski terjadi peningkatan permintaan.
“Ya, untuk penjualan masker di musim kabut ini lumayan. Yang biasanya ada orang beli satu box saja, sekarang bisa sampai dua box atau tiga box, bisa juga lebih. Kalau untuk oksigen, stok masih mencukupi dan penjualan juga lumayan melonjak,” ungkap Rahman.
Meningkatnya penjualan masker dan oksigen menjadi salah satu gambaran dampak kabut asap terhadap kebutuhan perlindungan masyarakat.
Warga diimbau untuk memperhatikan kondisi udara, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengurangi aktivitas di luar ketika kabut asap semakin menebal.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi paparan asap dan debu selama kondisi udara kurang baik.
Muhammad Khairillah – TV Tabalong
