Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian atau DKP3 Tabalong mendorong masyarakat ikut membudidayakan melon golden. Pasalnya, melon jenis ini dinilai memiliki prospek menjanjikan untuk dikembangkan oleh petani maupun masyarakat yang memanfaatkan lahan pekarangan.
Kepala UPT Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Hikun DKP3 Tabalong, Yana Mulyana, menjelaskan melon golden memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan varietas lainnya, mulai dari rasa yang manis, tekstur daging buah yang renyah, hingga tampilan kulit berwarna kuning cerah yang menarik minat konsumen.
Kondisi tersebut membuat melon golden memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasaran, berkisar 20 hingga 25 ribu rupiah per kilogram.
Selain memiliki nilai ekonomi yang baik, menurutnya tanaman melon golden juga relatif mudah dibudidayakan dengan penerapan teknik yang tepat, serta memiliki waktu tanam hingga panen yang cukup singkat, yakni sekitar 50 hari.
Tanaman ini dapat dikembangkan di lahan terbuka maupun menggunakan sistem greenhouse untuk meningkatkan kualitas hasil panen.
“Pertama setiap dua minggu sekali kita pupuk atau kita kocor dengan pupuk NPK, kemudian di umur satu bulan setelah tanam kita berikan pupuk MKP. Setelah masa berbunga masuk maka kita beri kalsium, cukup 1 sendok dengan air 10 liter dan kita semprotkan ke daun supaya bunganya tidak rontok. Setelah itu waktu bunganya menjadi butir atau tanda-tanda berbuah baru kita beri KCL supaya buahnya tambah manis dan buahnya besar. Dan satu tanaman untuk melon ini cukup dua buah saja supaya buahnya itu besar maksimal,” Yana Mulyana, Kepala UPT BPTPH Hikun.
Sementara itu, Kepala DKP3 Tabalong, Fahrul Raji, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam hortikultura. Terlebih pihaknya juga siap mendampingi dan memfasilitasi masyarakat yang ingin belajar bercocok tanam.
“Jadi kami beritahukan juga kepada masyarakat, bagi yang berminat untuk menanam yang berkaitan dengan hortikultura misalnya buah, itu bisa hadir atau mengunjungi UPT BPTPH Hikun yang ada di Hikun Agri Park. Di situ juga bisa ditanyakan bagaimana cara menanam seperti melon,” Fahrul Raji, Kepala DKP3 Tabalong.
Fahrul berharap budidaya melon golden maupun tanaman hortikultura lainnya dapat terus berkembang dan menjadi salah satu komoditas unggulan daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Muhamad Khairillh, TV Tabalong melaporkan.
