Informasi palsu atau hoaks terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil, CPNS, tahun 2026 kini tengah beredar di tengah masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, BKPSDM, Kabupaten Tabalong mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan selalu mengacu pada kanal informasi resmi yang telah ditetapkan pemerintah.
Beredarnya informasi palsu mengenai pembukaan pendaftaran CPNS tahun 2026 membuat BKPSDM Tabalong angkat bicara. Informasi yang tersebar melalui berbagai platform tersebut dinilai menyesatkan dan berpotensi merugikan masyarakat yang sedang menantikan kepastian rekrutmen aparatur sipil negara.
Hingga saat ini, BKPSDM Tabalong menyatakan belum menerima informasi resmi apa pun terkait pembukaan CPNS 2026. Terakhir, pihak BKPSDM telah menyampaikan usulan formasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kemenpan RB, per tanggal 31 Maret 2026 lalu. Hingga kini, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Kemenpan RB.
Analis SDM Aparatur Ahli Madya, Yoshiatri, pun turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan rekrutmen aparatur sipil negara.
“Ya benar, untuk informasi tentang pendaftaran atau penerimaan CPNS tahun 2026 yang sedang beredar saat ini adalah hoaks. Kami dari BKPSDM Tabalong mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memantau kanal resmi yang ada di website BKN atau SSCASN ataupun media sosial resmi BKPSDM Tabalong seperti di Instagram dan TikTok,” ujar Yoshiatri, Analis SDM Aparatur Ahli Madya.
Selain menunggu keputusan dari Kemenpan RB, BKPSDM Tabalong juga menegaskan akan segera menginformasikan ke publik apabila ada pembukaan resmi rekrutmen CPNS. Masyarakat diminta untuk tidak mengklik atau membagikan tautan yang belum terverifikasi serta senantiasa berhati-hati terhadap segala upaya penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen aparatur sipil negara.
Muhamad Khairillah, TV Tabalong, melaporkan.
