Home Pertanian & Perkebunan DKP3 Tabalong Salurkan Bantuan Benih Padi Bagi Petani Terdampak Banjir

DKP3 Tabalong Salurkan Bantuan Benih Padi Bagi Petani Terdampak Banjir

by iin hendriyani

Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Tabalong menyalurkan bantuan benih padi kepada kelompok tani di sejumlah kecamatan yang pada akhir tahun 2025 lalu terdampak banjir. Bantuan bersumber dari dana pusat dan APBD provinsi serta kabupaten, dengan tujuan memulihkan kerugian petani sekaligus meningkatkan indeks pertanaman dari dua kali menjadi tiga kali tanam dalam setahun.

Bantuan benih padi disalurkan pada sejumlah kelompok tani di Kecamatan Muara Harus dan Banua Lawas. Para penerima bantuan merupakan petani yang sawahnya sempat terendam banjir di akhir tahun 2025 lalu, sehingga menyebabkan kerusakan dan gagal panen.

Bantuan benih yang disalurkan adalah varietas Mekongga dengan rasio 25 kilogram per hektare. Di antaranya diberikan pada Kelompok Tani Sumber Jaya, Berimbang, Sidoarjo, serta sejumlah kelompok di Desa Madang, dengan total luasan mencapai puluhan hektare.

Selain itu, melalui APBD II dengan skema peningkatan IP 200, bantuan benih juga disalurkan pada lima kelompok tani di Desa Paliat, Kecamatan Kelua. Bantuan benih varietas Mekongga diberikan untuk masing-masing poktan dengan luas 10 hingga 15 hektare. Upaya ini dilakukan agar petani dapat segera melakukan tanam ulang pasca banjir dan menjaga target produksi pangan daerah.

Selain varietas Mekongga, bantuan benih untuk peningkatan IP 200 juga diberikan dengan varietas Inpari 32 dan Inpari 46 pada kelompok tani di Kecamatan Muara Harus, Tanta, dan Upau. Total bantuan benih yang diberikan mencapai 2 ribu 375 kilogram.

Kabid TPH DKP3 Tabalong, Rahmani, menyampaikan bantuan benih dari APBD Kalsel difokuskan untuk meningkatkan indeks pertanaman dari dua menjadi tiga kali tanam dalam setahun. Langkah ini diharapkan dapat menekan kerugian petani dan memastikan kegiatan pertanian tetap berjalan.

“Untuk benih ini tujuan kita memang untuk meningkatkan indeks pertanaman dari dua menjadi tiga kali setahun. Beberapa waktu lalu petani kita mengalami musibah kebanjiran, nah ini ada beberapa juga yang sudah kami usulkan ke provinsi maupun pusat agar petani kita bisa dibantu benih di luar yang indeks pertanaman tadi. Jadi harapannya kerugian yang dialami oleh petani, khususnya benih yang sudah disemai, bisa diganti sehingga kegiatan pertanian itu bisa dilaksanakan kembali oleh petani kita,” ujar Rahmani, Kabid TPH DKP3 Tabalong.

Dengan bantuan benih ini, pemerintah daerah berharap petani Tabalong dapat segera bangkit pasca banjir serta produksi padi tetap terjaga guna mendukung ketahanan pangan daerah.

Muhammad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment