TABALONG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Tabalong memperkuat akurasi data pertanian melalui rapat koordinasi bersama ratusan penyuluh. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan serta penyaluran program bantuan bagi para petani.
Ratusan penyuluh pertanian dari berbagai wilayah di Kabupaten Tabalong mengikuti Rapat Koordinasi Data Pertanian yang digelar DKP3 Tabalong di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi pada Senin, 5 Oktober 2026.
Kegiatan ini melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) serta Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP). Materi rapat difokuskan pada penyamaan pemahaman serta mekanisme pendataan sektor pertanian, khususnya terkait data produksi padi.
Plt. Sekretaris DKP3 Tabalong, Rahman Effansyah menjelaskan bahwa data yang dihimpun oleh para penyuluh bersama petugas BPS akan menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan menyalurkan bantuan kepada petani. Bantuan tersebut mencakup penyediaan bibit, sarana perairan, hingga pembangunan dan peningkatan jalan usaha tani.
“Untuk sementara ini adalah data untuk luas sawah, jadi di situ nanti ada luasan tanam, luasan panen, dan akan digunakan sebagai dasar untuk perencanaan serta kebijakan bantuan ke masyarakat,” ujar Rahman Effansyah, Plt. Sekretaris DKP3 Tabalong.
Efan menambahkan, melalui rapat koordinasi ini para penyuluh diharapkan dapat semakin memahami alur pendataan pertanian secara rinci, mulai dari pendataan luas lahan sawah, luas tanam, luas panen, hingga estimasi total produksi padi.
Ia juga berharap data yang dihasilkan ke depan semakin valid, akurat, dan terus diperbarui, sehingga kebijakan maupun program bantuan pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran sesuai kebutuhan para petani di lapangan.
Maria Ulfah, TV Tabalong melaporkan.
