Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabalong akan melaksanakan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 mulai 15 Juni hingga 31 Agustus mendatang. Kegiatan yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali ini akan menjangkau berbagai unit usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga usaha berskala besar.
BPS Tabalong telah menyiapkan sebanyak 270 orang petugas lapangan yang akan melakukan pendataan secara langsung kepada pelaku usaha dalam rangka Sensus Ekonomi Tahun 2026. Sebagai wujud kesiapan, BPS Tabalong menggelar Apel Pencanangan dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Taman Giat Kota Tanjung, pada Selasa, 9 Juni 2026, yang dipimpin oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani.
Kepala BPS Tabalong, Husnalia mengatakan, para petugas sensus akan melakukan pendataan di unit usaha seperti UMKM atau usaha mikro, kecil, dan menengah hingga usaha berskala besar. Untuk mengumpulkan berbagai informasi seperti detail usaha, karakteristik usaha, data ekonomi serta data sosial keluarga.
Husnalia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Tabalong. Ia juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif agar kegiatan pendataan dapat berjalan lancar.
“Kami dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabalong mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong dalam pelaksanaan sensus ekonomi. Kami mohon partisipasi dari masyarakat dan pelaku usaha untuk kelancaran Sensus Ekonomi 2026,” ujar Husnalia, Kepala BPS Tabalong.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, diharapkan tersedia data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terpercaya sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan serta pengembangan sektor usaha di Kabupaten Tabalong.
Nova Arianti, TV Tabalong, melaporkan.
