Home Blog Dari Homecare hingga AI, Puskes Mabuun Siap Bersaing di Tingkat Kalsel!

Dari Homecare hingga AI, Puskes Mabuun Siap Bersaing di Tingkat Kalsel!

by iin hendriyani

TABALONG — Puskesmas Mabu’un optimistis meraih hasil terbaik dalam penilaian puskesmas tingkat Kalimantan Selatan dalam penerapan Integrasi Layanan Primer atau ILP. Optimisme ini didukung pelaksanaan ILP yang telah dipersiapkan sejak 2025.

Persiapan Puskesmas Mabu’un dalam menghadapi penilaian tingkat provinsi telah dilakukan sejak 2025. Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer dilakukan dengan mengintegrasikan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup, mulai dari klaster satu hingga lintas klaster.

Pelayanan juga diperkuat melalui Pemantauan Wilayah Setempat atau PWS hingga ke tingkat RT. Upaya ini didukung 17 posyandu dan tiga Upaya Pelayanan Kesehatan Desa atau UPKD, termasuk empat posyandu siklus hidup.

Kepala Puskesmas Mabu’un, Tenry Ariny, mengatakan pihaknya optimistis meraih hasil terbaik. Terlebih, pelaksanaan ILP dinilai sejalan dengan program homecare Pemkab Tabalong yang telah lebih dahulu dilaksanakan.

“Integrasi layanan primer itu bu kita mengintegrasikan layanan primer sampai ke tingkat bawah jadi meningkatkan layanan sampai ke desa ke RT jadi kita selain di puskesmas kita juga melakukan pelayanan di UPKD unit pelayanan kesehatan desa dilanjutkan dengan posyandu jadi sekarang penguatan situasi kesehatan itu kita lakukan sampai ke desa terkecil. Ini sebenarnya sudah selaras dengan program prioritasnya bupati yaitu homecare jadi sebenarnya kita sudah melakukan kegiatan ILP itu duluan dengan adanya homecare ternyata homecare ini selaras dengan transformasi kesehatan dari Kementerian Kesehatan yaitu ILP,” ujar Tenry Ariny, Kepala Puskesmas Mabu’un.

Dalam mendukung pelaksanaan ILP, Puskesmas Mabu’un juga memanfaatkan digitalisasi. Di antaranya melalui aplikasi Epus, Epustu, dan Eposyandu. Data yang terhimpun dapat dipantau secara real time melalui aplikasi Edinkes.

Digitalisasi ini memudahkan petugas memantau kondisi kesehatan masyarakat, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan tindak lanjut pelayanan.

Selain itu, Puskesmas Mabu’un juga mengembangkan inovasi berbasis teknologi. Salah satunya uji coba machine learning dengan bantuan AI untuk membantu merekap hasil pemeriksaan pasien.

Maria Ulfah, TV Tabalong Melaporkan.

You may also like

Leave a Comment