TABALONG — Menumbuhkan minat baca anak dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, salah satunya melalui storytelling atau bercerita. Cara ini dinilai dapat mendekatkan anak dengan buku, sekaligus membangun kecintaan terhadap aktivitas membaca.
Storytelling menjadi salah satu kegiatan dalam rangkaian Festival Literasi Tabalong Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti anak-anak TK dan dipandu pegiat literasi Tabalong, Rahmatina.
Dalam kegiatan ini, Rahmatina menerapkan metode read aloud, yaitu membaca buku secara nyaring, jelas, dan ekspresif. Metode tersebut digunakan untuk menarik perhatian anak, sehingga cerita yang disampaikan terasa lebih menarik, sekaligus membuat anak terbiasa berinteraksi dengan buku sejak dini.
“Yang paling penting adalah yang pertama, mendekatkan buku terhadap anak-anak karena kita tahu sendiri tingkat literasi masyarakat Indonesia bisa dibilang sangat rendah sekali, maka membacakan buku terutama dengan teknik membaca read aloud atau membaca nyaring itu mudah-mudahan membuat anak-anak mengenali buku dan mereka tahu bahwa membaca buku itu begitu menyenangkan,” ujar Rahmatina, Pegiat Literasi Tabalong.
Agar anak tetap fokus, storyteller juga membangun interaksi sebelum cerita dimulai. Salah satunya melalui ice breaking untuk menarik perhatian dan menciptakan suasana yang lebih menyenangkan.
Dengan interaksi tersebut, anak tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga diajak berimajinasi dan memahami pesan yang terdapat dalam buku.
Nova Arianti, TV Tabalong
