Kesatuan Pengelolaan Hutan atau KPH Tabalong mengintensifkan patroli di sejumlah kawasan hutan. Langkah ini dilakukan menyusul sudah adanya kawasan hutan yang terdampak karhutla.
Kesatuan Pengelolaan Hutan atau KPH Tabalong terus meningkatkan patroli di kawasan hutan, menyusul masih adanya potensi kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi kemarau.
Patroli difokuskan pada seluruh wilayah kerja KPH, terutama kawasan hutan yang dinilai memerlukan pengawasan lebih.
Terlebih, hingga saat ini terdapat sekitar 134 hektare kawasan hutan di Kabupaten Tabalong terdampak kebakaran.
Kepala Seksi Perlindungan Hutan KPH Tabalong, Aris Setiawan, menyebut, dari kegiatan patroli, petugas masih menemukan sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan.
“Ya, dari KPH Tabalong, dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, kita pada saat ini sudah mengintensifkan kegiatan patroli di seluruh wilayah kerja kawasan hutan yang ada di Kabupaten Tabalong, yang diutamakan di kawasan hutan.
Untuk patroli, kita arahkan dan kita bagi kegiatan patrolinya di seluruh kawasan hutan. Dan tentunya, untuk temuan di lapangan, dari kami pada saat patroli di lapangan itu cukup banyak mengenai kebakaran hutan dan lahan.
Kemudian, untuk tindak lanjutnya, kita lakukan pemadaman bersama dengan pihak Masyarakat Peduli Api di sekitar kawasan hutan,” ujar Aris.
Aris menambahkan, guna memperkuat penanganan kebakaran di kawasan hutan, pihaknya turut berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tabalong.
Muhamad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.
