Home Blog Dari 17 Persen Jadi 6,4 Persen, Desa Barimbun Wakili Kalsel dalam Penilaian Stunting Nasional

Dari 17 Persen Jadi 6,4 Persen, Desa Barimbun Wakili Kalsel dalam Penilaian Stunting Nasional

by iin hendriyani

TABALONG – Desa Barimbun, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, mewakili Kalimantan Selatan dalam penilaian Desa Berkinerja Baik dalam upaya percepatan penurunan stunting tingkat nasional.

Tim penilai dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia mengunjungi Desa Barimbun, Kamis (24/9/2026), untuk melakukan proses penilaian sekaligus verifikasi terhadap berbagai program dan inovasi yang telah dijalankan desa.

Kedatangan tim penilai disambut langsung Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong sekaligus Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabalong, Desi Suryanti Noor Rifani. Ia didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tabalong, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), unsur Forkopimca Tanta, serta jajaran Pemerintah Desa Barimbun.

Dalam proses penilaian, tim melakukan verifikasi dan validasi terhadap data, program, serta berbagai inovasi yang telah dilaksanakan Pemerintah Desa Barimbun dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Tim penilai Kemendes PDTT, Novita Nurfajria, berharap inovasi dan komitmen Desa Barimbun dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.

Selain itu, praktik baik yang telah diterapkan di Desa Barimbun diharapkan dapat dibagikan kepada desa-desa lain di sekitarnya dengan dukungan pemerintah kabupaten hingga provinsi.

“Semoga inovasi dan komitmen desa perwakilan regional dapat terus berlanjut dan mampu menularkan praktik baiknya kepada desa-desa di sekitarnya dengan dukungan fasilitas kabupaten hingga provinsi,” ujar Novita.

Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi peran TPPS secara berjenjang untuk mendukung percepatan penurunan stunting.

Penilaian tingkat nasional ini menjadi bagian dari upaya mendorong desa-desa di Kabupaten Tabalong untuk terus memperkuat kinerja dan mengembangkan inovasi dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Salah satu capaian yang menjadi perhatian dalam penilaian adalah tren penurunan angka prevalensi stunting di Desa Barimbun selama tiga tahun terakhir.

Pada 2024, angka stunting di Desa Barimbun tercatat sebesar 17 persen. Angka tersebut kemudian turun menjadi 11 persen pada 2025, dan kembali menurun menjadi 6,4 persen pada 2026.

Selain capaian tersebut, Pemerintah Desa Barimbun juga memiliki dua inovasi unggulan dalam mendukung upaya penanggulangan stunting.

Inovasi pertama yakni GEMAR MENARI, singkatan dari Gerakan Menanam Tanaman Sayur Sendiri di Pekarangan Rumah.

Program ini mendorong setiap rumah tangga untuk memanfaatkan pekarangan dengan menanam sayuran, sehingga dapat mendukung penyediaan makanan tambahan (PMT) menggunakan bahan pangan yang sehat dan tanpa pestisida.

Inovasi kedua adalah GENTING BARIMBUN SEHAT, atau Gerakan Serentak Pencegahan Stunting Berbasis Konvergensi Terpadu.

Program tersebut mendorong para ibu untuk aktif datang ke Posyandu. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan hadiah atau doorprize menarik untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu.

Maria Ulfah TV Tabalong

You may also like

Leave a Comment