Kehadiran pelaku UMKM turut mewarnai pelaksanaan Car Free Day di Jalan Nan Sarunai. Beragam produk ditawarkan kepada masyarakat, mulai dari makanan tradisional khas Tabalong, hingga produk nonmakanan.
Car Free Day yang digelar Pemerintah Kabupaten Tabalong pada Sabtu 12 September 2026, di Jalan Nan Sarunai tidak hanya dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan bersantai, namun juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk menjajakan produknya kepada masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong, Soleh menjelaskan, sebanyak 20 UMKM binaan turut mengisi area Car Free Day. Sementara di area pedagang umum, terdapat sekitar 50 pedagang yang juga diberikan kesempatan untuk berjualan.
Beragam jenis makanan turut ditawarkan pelaku UMKM di Car Free Day Nan Sarunai. Mulai dari makanan tradisional khas Tabalong, hingga berbagai jajanan dan kuliner lainnya. Selain makanan, pedagang juga diberikan kesempatan menjajakan berbagai produk lainnya.
“Boleh, pokoknya kita bebas aja. Ada orang jualan baju anak-anak, ada juga kemarin yang memohon itu, kita silakan aja. Tapi yang ada di sebelah kanan sana itu. (Pak artinya kalau yang mau umum itu, apakah perlu daftar dulu Pak) Kalau yang umum tidak perlu daftar, langsung datang aja. Cari tempat sendiri aja,” ujar Soleh, Kepala DKUPP Tabalong.
Soleh menambahkan, kesempatan berjualan ini diharapkan dapat menambah pilihan bagi masyarakat yang berkunjung ke Car Free Day, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.
