Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani mendorong produk jamu dan obat herbal lokal agar terus naik kelas melalui peningkatan mutu dan kelengkapan perizinan. Langkah ini dinilai penting untuk menjamin keamanan produk sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal di pasar yang lebih luas.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong saat menghadiri kegiatan Kick Off Program Indonesia Sadar Jamu Aman atau IDAMAN yang digelar secara daring di Tabalong Smart Command Center Setda Tabalong pada 9 Juni 2026.
Bupati menjelaskan, pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan BPOM untuk memastikan produk jamu dan obat tradisional yang beredar di masyarakat memiliki mutu, keamanan, dan legalitas yang jelas. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap pengembangan UMKM di Tabalong.
Saat ini tercatat sebanyak 21 produk obat tradisional dan jamu lokal di Tabalong telah mendapatkan pendampingan serta mengantongi izin edar. Bupati berharap jumlah tersebut terus bertambah agar semakin banyak produk lokal yang mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih besar.
“Karena itu kita ingin produk-produk lainnya juga akan semakin banyak terus bermunculan atau naik kelas. Yang dulunya mungkin belum ada surat izinnya, yang mutunya masih rendah, nah ini akan dibimbing terus hingga naik kelas. Kenapa? Karena memang dari laporan tadi juga kita lihat omzet dari penjualan-penjualan produk kita ini luar biasa, ada yang sampai 70 juta sampai 300-an juta sebulan. Jadi saya kira seandainya produk kita semakin banyak yang naik kelas, kalau misal 100 aja ya kali 50 juta berarti 5 miliar beredar di UMKM kita,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Menurut Bupati, peningkatan kualitas dan legalitas produk akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Semakin banyak produk UMKM yang naik kelas, semakin besar pula perputaran ekonomi yang tercipta di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tabalong juga berkomitmen terus mendukung pelaku UMKM melalui berbagai program, mulai dari pendampingan, pelatihan, hingga akses permodalan melalui Program Kredit Tabalong Smart.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
