Home Pertanian & Perkebunan BPP Muara Harus Latih Petani Olah Pupuk Organik, Kurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

BPP Muara Harus Latih Petani Olah Pupuk Organik, Kurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

by iin hendriyani

Penyuluh Pertanian Lapangan BPP Muara Harus menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik bagi Kelompok Tani Teluk Unggang di Desa Padangin, Kecamatan Muara Harus. Kegiatan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan petani dalam memanfaatkan bahan organik sebagai alternatif pengganti pupuk kimia.

Pelatihan pembuatan pupuk organik ini mengajarkan cara membuat pupuk organik dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh, seperti sekam padi, dedak, kohe ayam, molase, dan bio urine. Seluruh bahan tersebut diolah melalui proses pencampuran untuk menghasilkan pupuk organik yang siap digunakan.

Penyuluh Pertanian Lapangan BPP Muara Harus, Muhammad Rizani, menjelaskan tujuan pelatihan ini untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang dalam jangka panjang dapat menurunkan kualitas tanah serta berpotensi memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Melalui penggunaan pupuk organik, petani diharapkan mampu menerapkan sistem budidaya yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pelatihan yang dibiayai oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kabupaten Tabalong ini diikuti sebanyak 40 peserta dengan materi yang disampaikan oleh lima orang penyuluh pertanian. Selain menerima materi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan pupuk organik agar dapat menerapkannya secara mandiri di lahan pertanian masing-masing.

“Jadi maksud adanya kegiatan ini kami mencoba membagikan kepada kelompok tani supaya jangan terbiasa menggunakan pupuk kimia, karena akibat pupuk kimia ini kan berakibat juga ke tanaman, sehingga masyarakat jangan terlalu mengonsumsi bahan-bahan kimia, terutama bahan-bahan pupuk kimia yang mengandung racun. Itu yang kita hindari, makanya kita menerapkan hal ini kepada kelompok tani. Semuanya ini dibiayai oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Kabupaten Tabalong,” ujar Muhammad Rizani, Penyuluh BPP Muara Harus.

Melalui pelatihan ini, para petani diharapkan semakin memahami manfaat penggunaan pupuk organik dalam menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan kualitas hasil pertanian. Selain mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan, langkah ini juga diharapkan mampu menghasilkan produk pangan yang lebih sehat bagi masyarakat serta menjaga kelangsungan sumber daya alam bagi generasi mendatang.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment