Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, menegaskan pentingnya penanaman nilai-nilai agama dan karakter sejak usia dini sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang berakhlak dan bertanggung jawab. Ia menyebut pendidikan karakter merupakan implementasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Hal itu disampaikan Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, dalam sambutannya pada kegiatan pentas seni, pelepasan Kelompok Bermain dan TK B, serta kenaikan kelas TK A yang digelar PAUD Darut Tahfidz pada Rabu, 17 Juni 2026, di Pendopo Bersinar Pembataan, Kecamatan Murung Pudak.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabalong saat ini mendorong sekolah untuk menjalankan program pendidikan karakter. Menurutnya, pendidikan karakter pada dasarnya merupakan implementasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Haji Fani menuturkan pentingnya pendidikan karakter ditanamkan sejak usia dini. Pasalnya, hal tersebut dapat menjadi kebiasaan positif yang dilatih sejak kecil sehingga melekat hingga dewasa.
“Anak-anak kita diajarkan memang dari sejak kecil tentang bagaimana kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, hal-hal kecil bagaimana memilah sampah. Sejak kecil dilatih sehingga dia menjadi suatu kebiasaan. Kalau sudah jadi kebiasaan, dia akan selalu teringat kembali apa yang diajarkan oleh guru,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Selain memperkuat pendidikan karakter, Pemkab Tabalong juga tengah menyiapkan kebijakan yang mewajibkan siswa memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an sebelum melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. Kebijakan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Tabalong yang religius sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di kalangan generasi muda.
Pasalnya, Bupati menilai masih terdapat anak-anak usia sekolah yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Karena itu, pemerintah daerah akan menggodok aturan agar lulusan SD telah memiliki kemampuan dasar mengaji sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tabalong bersama Bunda PAUD Kabupaten Tabalong, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabalong, serta Kepala PAUD Darut Tahfidz secara resmi melepas 21 anak TK B untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SD. Selain itu, PAUD Darut Tahfidz juga melepas 4 anak Kelompok Bermain dan menaikkan 35 anak TK A ke jenjang TK B.
Nova Arianti, TV Tabalong, melaporkan.
