Home Pertanian & Perkebunan Antusias Ikuti Pelatihan, Petani Tabalong Akui Transplanter Hemat Waktu dan Tenaga Saat Tanam Padi

Antusias Ikuti Pelatihan, Petani Tabalong Akui Transplanter Hemat Waktu dan Tenaga Saat Tanam Padi

by iin hendriyani

Para petani di Kabupaten Tabalong merasakan manfaat dari penggunaan alsintan transplanter untuk tanam padi. Selain mampu mempercepat proses tanam, petani juga berharap jumlah alat ini dapat ditambah agar bisa digunakan lebih merata oleh kelompok tani di berbagai wilayah.

Pelatihan pengoperasian alsintan transplanter yang digelar DKP3 Tabalong di Kelurahan Sulingan pada 22 Juni 2026 disambut antusias oleh para petani. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teori, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mencoba langsung alat tanam padi modern tersebut di lahan persawahan.

Salah satu peserta, Harianto, petani asal Muara Uya, mengaku awalnya mengalami kesulitan saat mengoperasikan alat. Namun, setelah beberapa kali mencoba, ia mampu menyesuaikan diri dan merasakan langsung manfaat transplanter dalam mempercepat proses tanam padi.

Menurutnya, pekerjaan menanam padi yang biasanya memerlukan waktu hingga satu minggu bahkan lebih, dapat diselesaikan hanya dalam satu hari dengan menggunakan alat tersebut.

“Biasanya satu hektare itu selama dua minggu, paling cepat satu minggu. Kira-kira kalau pakai ini berapa lama? Satu hari bisa selesai,” ujar Harianto, Petani Desa Muara Uya.

Manfaat serupa juga dirasakan oleh Abdi, petani dari Desa Purai. Ia menilai transplanter sangat membantu pekerjaan petani dan berencana meminjam alat tersebut untuk musim tanam yang akan datang.

“Rencana kami sudah ada olah lahan satu hektare. Kayaknya mau tanam minggu ini, kira-kira mau pinjam,” ungkap Abdi, Petani Desa Purai.

Saat ini petani dapat meminjam alsintan transplanter melalui pengajuan surat ke DKP3 Tabalong. Namun, ketersediaan alat masih terbatas karena Tabalong baru memiliki dua unit transplanter. Karena itu, para petani berharap pemerintah dapat menambah jumlah alsintan transplanter agar lebih banyak kelompok tani yang bisa memanfaatkannya tanpa harus menunggu antrean peminjaman.

Maria Ulfah, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment