Kabupaten Tabalong, Kabut asap masih menyelimuti wilayah Kabupaten Tabalong hingga Senin, 19 Oktober 2026. Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat akibat berkurangnya jarak pandang.
Kabut asap nampak masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Tabalong. Pekatnya jarak pandang berkurang, sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika berkendara di jalan raya. Kondisi inipun diperparah, lantaran kualitas udara di Tabalong masih berada dalam kategori berbahaya. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara Kementerian Lingkungan Hidup, indeks PM2.5 tercatat di angka 350, sementara PM10 berada di angka 195.
Di sisi lain, berdasarkan pemantauan titik panas atau hotspot, aktivitas titik api di wilayah Tabalong terpantau minim. Kondisi ini mengindikasikan bahwa kabut asap yang menyelimuti daerah ini belum tentu berasal dari kebakaran di wilayah Tabalong.
Arah angin yang bergerak dari selatan menuju utara juga menjadi salah satu faktor penyebab kabut asap di Tabalong.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih buruk. “Apabila harus beraktivitas di luar, masyarakat disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk menyaring partikel halus, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan pernapasan,” ujar Tim Liputan.
Tim Liputan, TV Tabalong Melaporkan.
