Home Blog Hemat Biaya Hingga 90 Persen! Petani Tabalong Beralih ke Penggilingan Padi Listrik

Hemat Biaya Hingga 90 Persen! Petani Tabalong Beralih ke Penggilingan Padi Listrik

by iin hendriyani

Tabalong — Petani di Desa Bilas, Kecamatan Upau, menyambut baik bantuan mesin penggiling padi berbasis listrik dari PLN. Selain memudahkan pengolahan padi, teknologi ini dinilai menjadi solusi atas kendala BBM.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL PLN melalui pemanfaatan energi listrik di sektor pertanian memberikan manfaat bagi 183 petani di Desa Bilas, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong.

Sebanyak tujuh kelompok tani mendapatkan bantuan mesin penggiling padi berbasis listrik, serta pelatihan operasional untuk mendukung pengolahan hasil panen secara lebih modern dan efisien.

Ketua Gapoktan Pantai Membangun, Abdul Hadi, mengatakan penggilingan padi berbasis listrik memudahkan petani, terutama di tengah kendala ketersediaan BBM yang selama ini digunakan untuk mengoperasikan mesin penggiling padi.

“Karena memudahkan pertama masalah BBM, BBM kan kadang-kadang bisa sulit juga mendapatkan BBM minyaknya, kalau listrik ini mudah,” kata Abdul Hadi, Ketua Gapoktan Pantai Membangun.

Manfaat serupa juga dirasakan Kelompok Tani Sinar Harapan. Sekretaris Kelompok, Padlan, berharap penggilingan padi menggunakan energi listrik dapat menekan biaya operasional sehingga lebih hemat dan menguntungkan petani.

“Mudah-mudahan lebih hemat, lebih ringan begitu mungkin,” ujar Padlan, Sekretaris Kelompok Tani Sinar Harapan.

Berdasarkan analisis sementara, penggilingan padi berbasis listrik dinilai memiliki biaya operasional lebih rendah dibandingkan penggilingan berbahan bakar minyak. Penghematan biaya operasional bahkan diperkirakan dapat mencapai 90 persen.

Gazali Rahman, TV Tabalong Melaporkan.

You may also like

Leave a Comment