Home Blog Dari TNI-Polri hingga Relawan, Ini Kunci Penanganan Karhutla

Dari TNI-Polri hingga Relawan, Ini Kunci Penanganan Karhutla

by iin hendriyani

Tanjung – Bupati Tabalong, Haji Muhammad Noor Rifani, mendorong penguatan sinergi dan kolaborasi hingga tingkat desa dalam penanganan karhutla. Pasalnya, keterlibatan seluruh pihak penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan karhutla.

Dorongan tersebut diungkapkan Bupati Tabalong, Haji Muhammad Noor Rifani, usai mengikuti video conference bersama Forkopimda Kalsel di Pendopo Bersinar Pembataan, Kamis, 15 Oktober 2026.

Haji Fani menjelaskan pencegahan dan penanganan karhutla di Tabalong terus dilakukan secara optimal. Hal ini tidak lepas dari adanya sinergi dan kolaborasi yang baik antara seluruh pihak, mulai dari TNI-Polri, Kejaksaan, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, relawan kebakaran, hingga tokoh agama dan masyarakat.

Upaya tersebut terbukti berdasarkan rilis yang disampaikan BPBD Kalsel. Dari periode 1 Januari hingga 14 Oktober 2026, tercatat 4.926 kejadian karhutla di Kalsel dengan total luas lahan terdampak mencapai 27.202,97 hektar. Dari data tersebut, Kabupaten Tabalong masuk dalam kabupaten terendah kejadian karhutla, yakni 32 kejadian dengan luas lahan terdampak sekitar 155,43 hektare.

“Ya, tadi memang ada beberapa penyampaian ya, yang dari Kapolda Kalsel, DPRD Provinsi, dan Gubernur Kalsel. Juga ada narasumber dari universitas juga. Saya kira alhamdulillah untuk di Tabalong ya, sebenarnya kita melalui kolaborasi dan sinergi di antara Forkopimda, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa ini sudah melaksanakan sebenarnya ya, baik kegiatan-kegiatan apa yang disampaikan tadi, dan tentunya adalah dalam rangka penanganan karhutla dan kekeringan,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.

Haji Fani menambahkan, untuk mengoptimalkan penanganan karhutla di Tabalong, Pemerintah Daerah juga telah menyalurkan bantuan 8.000 liter BBM bagi relawan, memberikan perlindungan asuransi, hingga mendukung penyaluran air bersih untuk menghadapi dampak kekeringan.

Muhamad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.

You may also like

Leave a Comment