Kesatuan Pengelolaan Hutan Atau Kph Tabalong Akan Membentuk Dua Kelompok Masyarakat Peduli Api Atau Mpa Baru Di Wilayah Desa Terpencil. Langkah Ini Dilakukan Untuk Mempercepat Penanganan Awal Kebakaran Hutan Dan Lahan, Mengingat Lokasi Yang Jauh Dari Pusat Penanganan.
Kesatuan Pengelolaan Hutan Tabalong Terus Memperkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Kebakaran Hutan Dan Lahan.
Salah Satunya Dengan Membentuk Kelompok Masyarakat Peduli Api Atau Mpa Di Wilayah Yang Dinilai Membutuhkan Respon Cepat.
Dua Kelompok Baru Ini Akan Dibentuk Di Desa Hegar Manah Dan Dambung Raya, Kecamatan Bintang Ara.
Kepala Seksi Perlindungan Hutan Kph Tabalong, Aris Setiawan Menjelaskan, Pembentukan Dua Mpa Baru Menjadi Bagian Dari Upaya Memperkuat Jangkauan Penanganan Karhutla. Terutama Di Wilayah Yang Memiliki Akses Relatif Jauh Dari Pos Penanganan.
“Jadi Mpa Yang Sudah Kita Bentuk Sampai Dengan Saat Ini Itu Ada 13 Kelompok Mpa, Kemudian Kita Kita Akan Menambah Lagi Dua Mpa Lagi, Nanti Kita Akan Bentuk Di Di Desa Hegarmanah Dan Dambung Raya. Jadi Untuk Anggota Mpa Itu Satu Regu Ada 15 Orang. Jadi Tugas Utama Dari Kawan Kawan Mpa Itu Utamanya Untuk Kegiatan Pemadaman Kawasan Hutan Yang Terbakar Di Tingkat Tapak, Sehingga Apabila Terjadi Kebakaran Di Desanya Maka Merekalah Yang Manjadi Ujung Tombak Penanganan Dini,” Ujar Aris.
Aris Menambahkan , Pembentukan Dua Kelompok Mpa Baru Ini Tak Hanya Memperkuat Respon Dini Karhutla, Namun Juga Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Di Wilayah Terpencil.
Kolaborasi Antara Masyarakat, Kph, Pemerintah Desa, Serta Pihak Terkait Lainnya Dinilai Menjadi Kunci, Agar Upaya Pencegahan Dan Penanganan Karhutla Dapat Dilakukan Lebih Cepat, Terkoordinasi, Dan Efektif.
Muhamad Khairillah, Tv Tabalong
