Home Blog Ubah Sampah Jadi Duit, DLH Tabalong Sulap Daun Jadi Bahan Energi

Ubah Sampah Jadi Duit, DLH Tabalong Sulap Daun Jadi Bahan Energi

by iin hendriyani

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong berinovasi mengubah sampah daun dan ranting menjadi bahan baku energi yang bernilai ekonomi. Setiap satu ton sampah daun yang dikirim ke PT MSW dihargai satu juta 150 ribu rupiah, dan hasil penjualannya berpotensi menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah atau PAD.

Melalui aksi perubahan ubah sampah menjadi duit, DLH Tabalong memanfaatkan sampah organik berupa daun, agar tidak hanya menjadi limbah, tetapi bisa memberikan nilai tambah. Sampah daun ini berasal dari hasil penyapuan rutin petugas kebersihan DLH Tabalong, yang kemudian dipilah untuk memisahkan daun dari sampah plastik dan jenis sampah lainnya.

Setelah dipilah, sampah daun dicacah menggunakan alat khusus. Hasil cacahan kemudian dikemas dan ditimbang, sebelum dikirim untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku energi.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Tabalong, Muhammad Ramadani, menjelaskan, sampah daun yang telah diolah akan dikirim ke PT MSW. Sampah tersebut dimanfaatkan sebagai bahan baku energi di PLTU, sebagai substitusi batu bara.

“Dimana sampah daun ini melalui aksi perubahan kita coba manfaatkan untuk bahan baku energi di PLTU PT MSW jadi daun yang kita cacah akan kita kirim ke PT MSW sebagai substitusi batu bara nah alhamdulillah itu pun ada nilai ekonominya. Setiap satu ton sampah daun yang kita kirim ke PT MSW nanti akan dihargai sebesar 1 juta 150 yang mana ini nantinya akan menjadi potensi PAD tersendiri untuk pemerintah Kabupaten Tabalong,” kata Muhammad Ramadani, Kabid Pengelolaan Sampah DLH Tabalong.

Untuk saat ini, pengumpulan sampah organik berupa daun masih dilakukan di kawasan Pendopo Bersinar Pembataan. Ke depannya, program ini ditargetkan dapat diperluas ke dengan PT MSW.

DLH Tabalong berharap, program ini dapat berjalan secara berkelanjutan. Semakin banyak sampah daun yang dikelola, semakin besar pula potensi sampah menjadi bahan energi, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi daerah.

Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.

You may also like

Leave a Comment