Mengantisipasi dampak kekeringan yang masih berlangsung, BPBD Tabalong memastikan siap menyalurkan air bersih maupun air siap minum kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan bersama instansi terkait dengan memprioritaskan fasilitas umum.
Setelah menyalurkan 4.000 liter air siap minum kepada warga Desa Padangin, Kecamatan Tanta dan Desa Padangin, Kecamatan Muara Harus, BPBD Tabalong memastikan penyaluran air akan terus dilakukan apabila masyarakat membutuhkan. Penyaluran bantuan air untuk mengatasi dampak kekeringan akibat kemarau.
Kepala BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi menyebut, penanganan krisis air dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi. Di antaranya Pertamina, TNI, Polri, dan Brimob. Sinergi ini dilakukan agar kebutuhan air masyarakat dapat ditangani secara cepat saat terjadi krisis air.
BPBD Tabalong juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan penyaluran air untuk menghubungi pihak BPBD. Namun, masyarakat yang mengajukan penyaluran diminta menyiapkan tempat penampungan air, karena layanan ini diprioritaskan untuk kepentingan fasilitas umum.
“Kami berjanji ya dengan instansi lain seperti Pertamina, TNI, Polri, dan Brimob, apabila diperlukan kami siap hadir setiap saat, baik itu air bersihnya maupun air siap minumnya, ya, silakan masyarakat menghubungi kami dan untuk masyarakat yang memohon penyaluran, tolong sediakan tempat penampungan airnya. Kami ulangi ya, sediakan tempat penampungan airnya untuk fasilitas umum, karena kami tidak melayani untuk pribadi,” kata Haris Fakhrozi, Kepala BPBD Tabalong.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan air untuk segera berkoordinasi, sehingga penyaluran dapat dilakukan sesuai kebutuhan. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Muhamad Khairillah, TV Tabalong Melaporkan.
