Home Blog Kekeringan 1,5 Bulan, Bantuan Air Siap Minum Ringankan Warga Padangin Tanta

Kekeringan 1,5 Bulan, Bantuan Air Siap Minum Ringankan Warga Padangin Tanta

by iin hendriyani

Kekeringan yang berlangsung hampir satu bulan setengah, membuat warga Desa Padangin, Kecamatan Tanta kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Bantuan air siap minum dari pemerintah pun dinilai sangat membantu warga di tengah keterbatasan air.

Bantuan 4.000 liter air siap minum yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Tabalong, disambut antusias warga Desa Padangin, Kecamatan Tanta. Bantuan ini menjadi solusi sementara bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

Warga Desa Padangin RT tiga, Hasanatunnisa, mengaku kekeringan membuat aktivitas sehari-hari terganggu, mulai dari memasak hingga kebutuhan membersihkan rumah. Sebelumnya, warga bahkan harus membeli air dari tangki dengan harga sekitar 300 ribu rupiah per tangki.

Setelah mendapatkan bantuan air siap minum, Hasanatunnisa menyebut bantuan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan air minum. Ia juga menceritakan, untuk memenuhi kebutuhan air, biasanya warga di sini memanfaatkan sumber hingga sumur bor. Namun selama musim kemarau kondisi air yang biasanya keluar dari sumber warga kini mulai menguning dan jumlahnya semakin sedikit.

“Alhamdulillah ini sangat membantu sekali buat kami masyarakat Desa Padangin, karena kami di sini sangat kekeringan air bersih khususnya untuk air minum. Jadi di sini kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada pemerintah, kepada kepolisian, dan aparat setempat yang bisa menyediakan air bersih untuk kami khususnya untuk konsumsi ini kami kekeringan sudah hampir satu bulan setengah, biasanya air yang keluar ini menguning dan sedikit sekali,” kata Hasanatunnisa, Warga penerima air bersih.

Di sisi lain, Bupati Tabalong, Haji Fani mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara hemat selama kemarau panjang. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di lingkungan rumah maupun lahan.

“Kami juga mengimbau kepada warga terkait dengan penggunaan air agar berhemat ya karena ada kemarau yang panjang ini dan kemudian juga terkait dengan kita berhati-hati dalam rangka menjaga rumah, menjaga lahan jangan sampai ada membuang puntung rokok sembarangan, terkait juga kewaspadaan dalam situasi bencana-bencana kebakaran, nah tentunya dengan literasi dan sosialisasi ini mudah-mudahan ini memitigasi adanya bencana-bencana dampak dari kemarau panjang ini,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.

Bantuan air siap minum ini diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya mereka yang mengalami kesulitan air untuk kebutuhan sehari-hari. Di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung, masyarakat juga diharapkan tetap menghemat air dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Muhammad Khairillah, TV Tabalong Melaporkan.

You may also like

Leave a Comment