Berbagai tahapan sudah mulai dilakukan jemaah haji untuk keberangkatan pada tahun 1448 Hijriah atau 2027 Masehi mendatang. Saat ini jemaah haji yang telah menyatakan siap berangkat, tengah melakukan tahapan perekaman biometrik visa haji.
Jemaah haji yang telah menyatakan diri siap berangkat pada pelaksanaan ibadah haji tahun 1448 Hijriah atau tahun 2027 Masehi mendatang, sudah mulai melakukan berbagai tahapan persiapan keberangkatan. Salah satunya yakni melaksanakan perekaman biometrik visa haji.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Tabalong, Nabhan Fansuri menjelaskan, perekaman biometrik sudah mulai dapat dilakukan oleh jemaah haji sejak 13 Agustus 2026. Perekaman ini menjadi hal wajib bagi seluruh jemaah haji karena menjadi syarat mutlak untuk penerbitan visa haji oleh Pemerintah Arab Saudi.
Nabhan juga menjelaskan bahwa tidak ada waktu batasan untuk perekaman biometrik, namun ia mengajak para jemaah haji untuk segera melakukan perekaman, mengingat ada berbagai tahapan selanjutnya yang harus dilakukan. Dalam kesempatan ini Nabhan juga mengajak, agar seluruh jemaah haji dapat terus mengikuti dan memperhatikan tahapan persiapan keberangkatan, baik dari Kemenhaj maupun persiapan kesehatan dari Dinkes Tabalong.
“Kepada Jemaah haji kami harapkan untuk tetap mengikuti jadwal-jadwal yang sudah ditentukan baik jadwal yang diberikan oleh kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tabalong maupun dari Dinas Kesehatan karena untuk menuju keberangkatan haji itu banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dilakukan Dinas Kesehatan terkait dengan penyiapan istitha’ah kesehatan jemaah haji,” ujar Nabhan Fansuri, Kepala Kantor Kemenhaj Tabalong.
Nabhan juga menambahkan, bahwa perekaman biometrik dapat dilakukan jemaah haji secara mandiri, namun pihaknya tetap memberikan pendampingan karena tidak semua jemaah haji bisa melakukannya sendiri.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.
